300 Sertifikat PTSL Diserahkan di Desa Bedadung Jember, Target 1.200 Bidang Rampung Tahun Ini

JEMBER,MN Cakrawala-Penyerahan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026 diselenggarakan di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, pada Rabu (14/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Anggota Komisi II DPR RI, Dr. H. Muhammad Khozin, M.A.P. (Gus Ghozin), didampingi Kepala Kantor ATR/BPN Jember, Ir. M. Sochib Lutfi, S.ST., M.M., QRMP., IPM., serta Kepala Desa Bedadung, Sarbini.

Dalam penyerahan tahap ini, sebanyak kurang lebih 300 sertifikat diserahkan secara langsung kepada warga masyarakat.

 

Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 1.200 bidang tanah yang ditargetkan di Desa Bedadung.

“Hari ini penyerahan program sertifikat PTSL yang berjumlah kurang lebih ada 300-an sekian dari total kebutuhan 1.200. Alhamdulillah 100 persen semuanya terproses,” kata Gus Ghozin di sela-sela acara penyerahan.

Gus Ghozin menjelaskan bahwa seluruh berkas permohonan warga telah berjalan sesuai prosedur dan dipastikan tuntas dalam waktu dekat.

 

“Insyaallah di 2026 ini untuk tingkat kebutuhan 1.200 sertifikat PTSL bisa ter-cover 100 persen. Ada sebagian yang sudah selesai, ada yang diserahkan hari ini, dan ada yang masih dalam proses. Mungkin dua minggu lagi atau bulan depan sudah bisa dimaksimalkan,” jelasnya.

 

Selain penyerahan sertifikat dan sosialisasi program ATR/BPN, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk berdialog dan menyerap aspirasi warga setempat secara langsung.

“Di samping kita sosialisasi dan penyerahan sertifikat PTSL,

 

juga tadi menyerap aspirasi berdialog dengan masyarakat terkait dengan permasalahan yang ada di desa ini. Tadi banyak aspirasi yang masuk terkait dengan kebutuhan irigasi, ada kebutuhan untuk program bedah rumah, ada kebutuhan terkait dengan sanitasi masyarakat atau Pamsimas,” ujar Gus Ghozin.

 

Mengenai usulan dan kebutuhan warga Bedadung tersebut, pihaknya bersama pemerintah desa dan tim relawan pendamping akan segera melakukan tahapan verifikasi di lapangan.

 

“Insyaallah tahun ini bulan depan kita mulai pendataan. Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan, awal tahun depan sudah bisa terealisasi. Tentunya nanti dikoordinir oleh Pak Kades dan oleh tim kami dari Santri Milenial untuk mendampingi melakukan pendataan,” paparnya.

 

Ia pun menegaskan bahwa penyerapan aspirasi dan pengawasan program ini menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan kegiatan reses anggota DPR RI.

“Tentunya reses ini kami manfaatkan, saya dari Fraksi PKB yang kebetulan juga bertugas di Komisi II,

 

untuk sebanyak mungkin menyerap masukan aspirasi masyarakat, sekaligus juga memantau, mengawasi program-program pemerintah yang memang sudah dicanangkan dari pemerintah pusat sampai ke daerah,” pungkasnya.

( Suharno)