Satlantas Polres Jember Kedepankan Pola Humanis Lewat “Polantas Menyapa” di Samsat

JEMBER – MN Cakrawala-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember meluncurkan sebuah terobosan signifikan dalam reformasi layanan publik, yaitu program “Polantas Menyapa”. Program ini merupakan langkah strategis untuk mengubah paradigma pelayanan di Kantor Samsat Bersama Jember Timur, Patrang, dengan mengedepankan pendekatan yang lebih humanis, cepat, dan transparan.

 

“Polantas Menyapa” secara efektif menghadirkan personel kepolisian untuk berinteraksi langsung dan memberikan pendampingan personal kepada masyarakat, khususnya wajib pajak kendaraan bermotor.

Tujuan utamanya adalah memastikan setiap warga negara mendapatkan layanan prima yang bebas dari pungutan liar (pungli) dan praktik calo.

 

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata, menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah manifestasi konkret dari semangat Transformasi Polri Presisi.

 

“Program ini adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar AKP Bagas, Senin (1/12/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka.

Petugas diwajibkan memberikan sosialisasi menyeluruh mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan memastikan masyarakat memahami biaya resmi penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

 

AKP Bagas dengan tegas menyatakan bahwa nilai dasar pelayanan prima yang humanis harus diterapkan konsisten, memastikan seluruh petugas memahami bahwa layanan di Satlantas Polres Jember, baik di Satpas maupun Samsat, harus “zero pungli.”

 

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga mitra pelayanan yang hadir dengan hati,” pungkasnya.

 

Melalui pendekatan empatik ini, Satlantas Polres Jember berupaya memperkuat hubungan emosional dan menumbuhkan kembali kepercayaan publik. Program “Polantas Menyapa” diharapkan dapat menciptakan ekosistem pelayanan lalu lintas yang modern dan berintegritas, di mana kepuasan dan kemudahan akses masyarakat menjadi prioritas utama.

(Suharno)