Personel Kodim 0821/Lumajang Intensifkan Pembersihan Lanjutan Material Pasir di Rumah Warga Terdampak Erupsi Semeru

Personel Kodim 0821 Lumajang membersihkan material pasir di rumah warga terdampak erupsi Semeru di Desa Supiturang.
Lumajang, MN Cakrawala — Upaya pemulihan pasca erupsi Gunung Semeru terus ditingkatkan. Meski pemerintah telah memberlakukan masa transisi darurat selama 90 hari, personel Kodim 0821/Lumajang tetap bergerak cepat. Pada Rabu (3/12/2025), pembersihan lanjutan material pasir di rumah warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, kembali digencarkan sebagai upaya mempercepat pemulihan lingkungan.Batuud Koramil Pronojiwo, Peltu Danang Widiatmoko, menyatakan bahwa tahap lanjutan ini penting untuk memastikan lingkungan permukiman aman sebelum warga kembali beraktivitas. Ia menegaskan bahwa sisa material vulkanik yang menumpuk di bagian atap, selokan, dan ruang dalam masih berpotensi membahayakan jika tidak segera ditangani.Menurutnya, beberapa rumah masih menyimpan timbunan pasir di area yang sulit dijangkau saat pembersihan awal. Kondisi tersebut membuat personel harus bekerja lebih teliti agar seluruh material yang dapat merusak bangunan dapat diangkat tuntas dan tidak menimbulkan risiko tambahan bagi penghuni.

Personel Kodim 0821/Lumajang terus berkoordinasi dengan perangkat desa, relawan, dan warga setempat untuk mempercepat penanganan wilayah terdampak. Dengan peralatan manual maupun alat angkut sederhana, prajurit TNI bergerak dari rumah ke rumah untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan lancar dan aman bagi masyarakat.

Dalam masa transisi darurat, dukungan TNI AD menjadi fondasi penting bagi pemulihan wilayah. Peltu Danang memastikan bahwa jajarannya akan terus berada di garis depan membantu warga hingga kondisi di Desa Supiturang benar-benar pulih. Upaya terfokus tersebut diharapkan mempercepat pemulihan keseharian masyarakat yang sebelumnya terganggu akibat erupsi.

Dengan kerja keras bersama antara TNI, pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat, proses rehabilitasi kawasan terdampak Semeru diharapkan berjalan lebih cepat, aman, dan efektif. Langkah kolaboratif ini juga menunjukkan komitmen seluruh unsur dalam menjaga keselamatan serta memperkuat ketahanan masyarakat di wilayah rawan bencana tersebut. Melalui dukungan berkelanjutan dan koordinasi yang intensif, percepatan pemulihan diharapkan mampu mengembalikan aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan publik secara lebih stabil serta berdaya tahan menghadapi potensi ancaman erupsi di masa mendatang. Upaya ini terus dijalankan. (Pendim0821/Red.)