Kolaborasi Perhutani, TNI–Polri, dan Masyarakat Wujudkan Rehabilitasi Ekosistem Hutan di Situbondo

Kegiatan penanaman pohon bersama Perhutani, TNI–Polri, dan masyarakat di Situbondo untuk rehabilitasi ekosistem hutan.

Bondowoso, MN Cakrawala — Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso pada musim penghujan tahun ini kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui program penanaman pohon bersama yang melibatkan berbagai unsur strategis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya ekosistem hutan yang lebih sehat dan mendukung tujuan nasional menuju Indonesia Hijau. (3/12)

Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, melalui Asisten Perhutani (Asper) Panarukan Thofik Imam Hidayat menjelaskan bahwa penanaman pohon tidak hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan ekosistem hutan. Ia menekankan bahwa musim penghujan adalah momen paling efektif untuk mempercepat rehabilitasi kawasan hutan, terutama pada lahan kritis yang membutuhkan pemulihan segera agar pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal.

Menurutnya, kegiatan penghijauan ini berfungsi sebagai wujud tanggung jawab kolektif. Perhutani mengajak semua pihak untuk terlibat aktif, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat sekitar. Sinergi lintas sektor menjadi elemen penting dalam memastikan kelestarian hutan tetap terjaga, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam.

Sementara itu, dari pihak kepolisian, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Bungatan, Aiptu Sonferi Asmoko, SH, menyampaikan bahwa kepolisian memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini sebagai langkah preventif mencegah potensi bencana alam. Menurutnya, kerusakan hutan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, termasuk banjir, tanah longsor, hingga penurunan kualitas air. Oleh sebab itu, kehadiran TNI dan Polri dalam kegiatan penanaman pohon menjadi simbol komitmen terhadap keamanan ekologis di wilayah Bungatan.

Kegiatan penanaman bersama yang berlokasi di petak 33B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bungatan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Panarukan diikuti oleh jajaran Muspika Bungatan, TNI/Polri, serta masyarakat Desa Nyamplong, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Partisipasi luas ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup, sekaligus memperkuat hubungan sosial antara instansi dan warga sekitar kawasan hutan.

Selain menambah tutupan vegetasi dan mengurangi risiko erosi tanah, kegiatan penghijauan ini juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Melalui kerja sama yang erat antara Perhutani dan masyarakat, diharapkan hutan tetap terpelihara dengan baik sehingga manfaat ekologisnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Dengan terlaksananya penanaman bersama ini, Perum Perhutani KPH Bondowoso menegaskan kembali peran strategisnya dalam mendukung percepatan program pemerintah terkait penghijauan nasional. Semangat kebersamaan antara Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan terus berkembang sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia Hijau dapat tercapai secara optimal. (Kom-PHT/Bdw/Mam/Red.)