Dapur Program MBG,SPPG Tapen Uji Coba Sekaligus Melaksanakan Doa Bersama

Dapur Program MBG,SPPG Tapen Uji Coba Sekaligus Melaksanakan Doa Bersama

 

 

Bondowoso,MN Cakrawalla-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tapen Kecamatan Tapen untuk pertama kalinya menggelar kegiatan uji coba operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dirangkaikan dengan istigosah dan doa bersama, pada Selasa (6/1/26).

 

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal sebelum program MBG dijalankan secara penuh di wilayah Kecamatan Tapen.

 

Kegiatan uji coba ini dilaksanakan di dapur MBG SPPG Tapen dengan melibatkan Forkopimcam Tapen, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Agama, Kepala SPPG,pengelola dapur, relawan, serta sejumlah pihak terkait.

 

Selain praktek proses memasak dan distribusi makanan, kegiatan juga diisi dengan istigosah sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar pelaksanaan program berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat bagi masyarakat.

 

Kapolsek Tapen melalui Bhabinkamtibmas Desa Tapen Mahmudin menyampaikan bahwa Dapur MBG adalah program pusat yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, harus ada kekompakan tim khususnya di Dapur SPPG Tapen.

 

“Kami berharap tim dapur bekerja dengan penuh tanggung jawab, sehingga MBG yang kita salurkan tepat waktu dan tidak ada kendala dilapangan,” ujar Aiptu M. Mahmudin.

 

Koramil 0822/11 Tapen Serma Tri Suharyono juga menyampaikan Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

 

Dengan digelarnya uji coba perdana ini, SPPG Tapen optimistis pelaksanaan program MBG ke depan dapat berjalan dengan baik.

 

“Kami juga berharap kerjasama tim tetap dijaga, Sehingga keberadaan dapur MBG di tapen membawa manfaat besar untuk anak didik siswa – siswi di wilayah Kecamatan Tapen,” jelasnya.

 

Kepala SPPG Tapen Gusti menyampaikan bahwa uji coba ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dapur, sumber daya manusia, serta alur kerja yang akan diterapkan dalam program MBG.

 

Mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan makanan, hingga standar kebersihan dan keamanan pangan menjadi fokus utama dalam simulasi tersebut.

 

“Ini adalah langkah awal kami untuk memastikan bahwa dapur MBG siap beroperasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain uji teknis, istigosah ini kami gelar sebagai bentuk doa bersama agar program ini membawa keberkahan dan benar-benar membantu pemenuhan gizi masyarakat,” pungkas Gusti Alfiansyah.

 

Sumber    : Liputan

Editor       : Imam Imron S.E

Publizher : Redaksi