PAMEKASAN,Cakrawala– Warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan digegerkan oleh penemuan sesosok mayat di kawasan perbukitan sebelah utara Desa pada Selasa (27/10/2026).
Berdasarkan identifikasi awal dari postur tubuhnya, mayat tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 70 tahun. Saat ditemukan, jasad lansia tersebut masih mengenakan pakaian berupa baju batik berwarna merah dan celana hitam.
Penemuan ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Ormas Madas (Madura Asli) Nusantara Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Fatha, yang meninjau lokasi bersama Sekretaris Lutfi Sebulan Penyelidikan
Fatha menerangkan bahwa kondisi jasad korban saat ditemukan sudah dalam keadaan mengering dan membusuk. “Kami mendampingi ke lokasi dan benar telah ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki mengenakan baju batik. Jika melihat kondisi jasadnya yang sudah kering dan membusuk, mayat tersebut diperkirakan sudah meninggal sekitar lima belas hari yang lalu,” ujar Fatha kepada awak media, Selasa (27/10/2026).
Hingga rilis berita ini diturunkan, motif maupun penyebab pasti kematian pria lansia tersebut masih belum diketahui. Kasus penemuan mayat ini sudah ditangani dan masuk dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Pegantenan Pamekasan.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pengumpulan keterangan. Oleh karena itu, belum ada komentar resmi maupun pernyataan rilis formal dari otoritas kepolisian terkait penemuan ini karena penanganan perkara masih berada dalam tahap
Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut (laki-laki, usia ±70 tahun, terakhir memakai batik merah dan celana hitam), diharapkan segera menghubungi pihak Polsek Pegantenan atau perangkat desa setempat.
Sementara itu media ini juga menghubungi Humas Polres Pamekasan melalui WhatsApp beliau belum bisa memberikan keterangan, “Tunggu ya Mas, masih ditangani Polsek Pagantenan, sekarang di lokasi,” Pungkas Evan. (LUSI)












