Diduga!!! Proyek Siluman,Tanpa Papan Nama Tanpa K3 Bahkan Pemasangan Paving Terlihat Amburadu

Pasuruan, Cakrawala.com-Diduga proyek kera sakti milik Dinas dalam pengerjaan pemasangan Pavingisasi yang sudah berjalan dua hari tanpa adanya papan nama atau papan informasi yang berada di desa Mulyorejo kecamatan kraton Pasuruan. Sabtu (13/12/2025)

 

Pasalnya, Proyek pemasangan Pavingisasi tersebut sangat jelas terlihat dari cara pemasangan paving yang asal jadi terlihat bergelombang bahkan untuk di lewati orang saja paving tersebut goyang bahkan ambles hal ini bisa di pastikan kualitas kekuatan pengerjaan tersebut sangat tidak meyakinkan.

 

Padahal papan nama atau papan informasi sangat begitu penting karena berkaitan dengan keterbukaan informasi merupakan tindakan yang disengaja untuk menghalangi akses publik terhadap informasi yang seharusnya tersedia secara transparan tanpa ada yang harus di tutup tutupi Proyek pemerintah yang di biayai oleh negara harus transparan adapun prosedur layanan tidak memasang papan nama secara efektif sama halnya dengan menyembunyikan informasi bagi publik.

 

Bahkan keterbukaan informasi publik sudah diatur oleh UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Tindakan sengaja tidak memasang papan nama atau papan pengumuman informasi publik dapat dianggap melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi

 

Bahkan terlihat dengan jelas para pekerja banyak yang tidak memakai K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja) Adalah upaya untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta kesehatan tenaga kerja melalui pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, serta meningkatkan produktivitas. Ini mencakup identifikasi bahaya, pengendalian risiko, penyediaan alat pelindung diri (APD), dan pelatihan bagi pekerja, serta menjadi kewajiban hukum bagi perusahaan. Namun hal ini sangat di abaikan bahkan sering sekali di langgar.

 

Kami selaku kontrol sosial dari awak media cakrawala.com bertemu dengan konsultan pengawas untuk menghubungi kontraktor dan tim pelaksana melalui panggilan watshab namun tidak ada jawaban hingga berkali kali kami hubungi hingga sampai konsultan pengawas menghentikan para pekerja.

 

hingga berita ini di tayangkan kami masih kesulitan untuk menemui kontraktor dan tim pelaksana bahkan kami akan meneruskan hal ini sampai ke dinas terkait.

 

Pewarta : Fendik