Ketua Fraksi PKS DPRD Ogan Ilir Hadiri Peresmian Groundbreaking Jembatan Air Arisan Mendang di Sungai Pinang

OGAN ILIR – Sumsel – MNCakrawala,Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Ogan Ilir, Eko Satria Asnan, S.E., turut menghadiri acara peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Jembatan Air Arisan Mendang. Kegiatan ini berlangsung di Desa Penyandingan, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, pada Kamis, 1 Oktober 2026.

 

Jembatan Air Arisan Mendang nantinya akan berfungsi menghubungkan wilayah Kecamatan Sungai Pinang dan Kecamatan Tanjung Raja. Dalam kesempatan tersebut, Eko Satria Asnan mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai.

 

“Mari kita doakan bersama, semoga pembangunan jembatan air di Desa Penyandingan ini berjalan lancar dari awal hingga selesai tanpa kendala apa pun,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan harapan agar pembangunan ini senantiasa mendapat kemudahan dan keberkahan.

 

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kemudahan, dan kelancaran dalam setiap ikhtiar kita membangun daerah Ogan Ilir yang kita cintai ini. Aamiin Ya Robb,” tambahnya.

 

Acara groundbreaking ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru. Gubernur menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumsel untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas dan distribusi kebutuhan masyarakat.

 

“Jembatan Air Arisan Mendang ini terhubung dengan Jembatan Air Talang Peramuan, yang menjadi akses penghubung antara Kecamatan Sungai Pinang dan Kecamatan Tanjung Raja,” jelas Gubernur Herman Deru.

 

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas perhatian yang terus diberikan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Ogan Ilir setiap tahunnya.

 

“Akses ini tidak hanya bermanfaat bagi warga setempat, tetapi juga menjadi jalur alternatif yang dilalui masyarakat dari kabupaten lain dalam perjalanan menuju maupun keluar dari Kota Palembang,” pungkasnya.

Pewarta: Najamudin