Personel Kodim 0821/Lumajang Percepat Pembersihan Material Pasir di Rumah Warga

Personel Kodim 0821 Lumajang membersihkan material pasir di rumah warga terdampak erupsi Semeru di Desa Supiturang.
Lumajang, MN Cakrawala — Meski Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan masa transisi darurat pemulihan infrastruktur selama 90 hari atau hingga Senin (2/3/2026), upaya penanggulangan dampak erupsi Gunung Semeru terus dipercepat oleh berbagai unsur. Personel Kodim 0821/Lumajang turut bergerak cepat melaksanakan pembersihan material pasir di rumah-rumah warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, pada Rabu (3/12/2025) sebagai langkah mempercepat pemulihan lingkungan.

Pembersihan dilakukan untuk memastikan hunian warga kembali aman dan layak ditempati setelah terdampak abu dan pasir vulkanik yang menumpuk akibat aktivitas Semeru. Prajurit diterjunkan membantu warga mengangkat material dari halaman, atap, hingga ruang dalam rumah yang masih dipenuhi sisa erupsi. Upaya ini menjadi tahap penting untuk mencegah kerusakan tambahan pada bangunan yang rentan terhadap beban pasir.

Danramil Pronojiwo, Letda Srh Sugiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respect dan komitmen nyata TNI AD melalui Kodim 0821/Lumajang dalam mendukung masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa percepatan pembersihan sangat diperlukan agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas tanpa hambatan serta terhindar dari bahaya runtuhan akibat penumpukan material di atap dan area penting rumah.

Selain pembersihan manual, personel TNI juga berkoordinasi intensif dengan perangkat desa dan relawan untuk memastikan setiap titik terdampak memperoleh penanganan yang merata. Fokus diarahkan pada rumah warga yang mengalami penimbunan paling parah, sekaligus menyentuh fasilitas umum sebagai sarana pendukung layanan dasar masyarakat. Langkah ini diharapkan mempercepat proses normalisasi kawasan yang terdampak langsung material vulkanik.

Masa transisi darurat selama 90 hari turut dimanfaatkan untuk memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Sinergi pemerintah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemulihan kondisi, khususnya di Desa Supiturang yang tercatat sebagai wilayah terdampak signifikan dalam beberapa periode erupsi.

Hingga kini, personel Kodim 0821/Lumajang masih bersiaga dan terus mengintensifkan pembersihan untuk memastikan seluruh warga kawasan terdampak dapat beraktivitas kembali berjalan sebagaimana mestinya. (Pendim0821/Red.)