Lumajang, MN Cakrawala — Kesiapan prajurit TNI dalam operasi penanganan pascaerupsi Gunung Semeru kembali ditegaskan melalui apel yang dipimpin langsung Pasi Ops Kodim 0821, Kapten Inf Anwar Suprihatin. Apel yang berlangsung di area pos tugas tersebut diikuti ratusan personel Kodim 0821 Lumajang dan Yonif 527/BY, dengan tujuan memastikan kesiapan operasional sebelum mereka melanjutkan kegiatan pembersihan dan pemulihan di sektor terdampak bencana.
Dalam pengarahan yang disampaikan kepada seluruh pasukan, Kapten Anwar menekankan pentingnya koordinasi yang solid, ketertiban pelaksanaan tugas, serta prioritas keselamatan personel. Instruksi ini diberikan agar setiap prajurit memahami langkah-langkah yang harus dilakukan di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa apel kesiapan prajurit merupakan bagian penting dari rangkaian operasi kemanusiaan guna memastikan seluruh sektor dapat ditangani secara efektif dan terarah.
Kapten Anwar menyoroti tiga poin utama yang wajib diperhatikan prajurit selama bertugas: kesiapan diri dan perlengkapan, kedisiplinan, serta kesinambungan komunikasi antarsatuan. “Pastikan setiap sektor tertangani dengan baik. Keselamatan personel dan efektivitas kegiatan adalah yang utama,” tegasnya dalam arahannya. Penekanan ini diberikan mengingat medan yang dihadapi cukup berat sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi dalam setiap tahapan pekerjaan.
Selain sebagai momen penyampaian instruksi teknis, apel kesiapan prajurit ini juga berfungsi sebagai konsolidasi moral agar seluruh pasukan tetap berada dalam kondisi siap dan bersemangat. Kondisi lapangan yang menuntut ketahanan fisik dan mental menjadikan pembekalan ulang seperti ini sangat penting. Dengan terlaksananya apel tersebut, Kodim 0821 menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan setiap prajurit berada dalam satu komando, terkoordinasi, dan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi percepatan pemulihan wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru (Pendim 0821/Red.).













