Lumajang, MN Cakrawala – Kegiatan pembersihan rumah warga Semeru terus dilakukan sebagai bagian dari pemulihan pascaerupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo. Upaya ini melibatkan Tim Gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, relawan, dan warga setempat yang bekerja sejak pagi untuk mengevakuasi material vulkanik yang masih menumpuk pada Senin (24/11/2025).
Material berupa abu, pasir, dan lumpur tebal masih menutupi pekarangan serta ruang dalam rumah warga. Banyak hunian belum bisa ditempati karena lantai, dinding, dan perabot masih tertimbun sisa erupsi. Tim Gabungan bergerak cepat untuk memulihkan kondisi ini. Mereka menggunakan alat manual, seperti sekop dan cangkul, hingga mesin penyemprot air untuk mempercepat proses pembersihan.
Warga yang terdampak mengaku sangat terbantu karena pembersihan rumah warga Semeru memerlukan tenaga besar dan peralatan tambahan. Dalam kondisi fisik dan mental yang masih belum pulih, dukungan aparat serta relawan memberi harapan baru bagi mereka.
Danramil 0821-14/Pronojiwo, Letda Inf Sugiyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab moral aparat bersama masyarakat untuk mempercepat pemulihan setelah bencana.
“Kami bersama Polri, relawan, dan warga bergerak langsung agar pembersihan rumah warga Semeru berjalan cepat. Kami ingin aktivitas masyarakat kembali normal secepat mungkin,” ujar Letda Inf Sugiyono.
Pembersihan dilakukan bertahap. Titik-titik permukiman dengan kerusakan paling parah menjadi prioritas utama. Selain membersihkan material, tim juga mencatat kebutuhan mendesak warga, seperti peralatan kebersihan, kebutuhan pangan, hingga perbaikan rumah.
Relawan menyebutkan bahwa beberapa rumah mengalami kerusakan struktural ringan akibat tekanan material vulkanik. Kondisi ini membuat pembersihan harus dilakukan lebih hati-hati agar tidak terjadi kerusakan tambahan. Meski begitu, semangat warga tetap tinggi karena mereka ingin kembali menempati rumah masing-masing.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan di lapangan. Program pembersihan rumah warga Semeru akan berlanjut hingga seluruh hunian dinyatakan aman. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan mengembalikan stabilitas kehidupan masyarakat di wilayah Pronojiwo.
(Pendim0821/Red.)













