Bondowoso,MN Cakrawala-Komando Distrik Militer (Kodim) 0822 Bondowoso menggelar kegiatan Pengawasan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) Tahun Anggaran 2026 di Aula Jenderal soedirman Makodim 0822 Bondowoso. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.45 WIB ini diikuti sekitar 60 peserta dari jajaran perwira staf, Danramil, hingga perwakilan anggota Koramil, sebagai bentuk penguatan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.Rabu (15/04/2026)
Kegiatan strategis ini dipimpin oleh Pasiter Kodim 0822 Bondowoso Kapten Inf Rahmad Wahyuhan, dengan menghadirkan tim pengawasan dari Sterdam V/Brawijaya yang dipimpin Mayor Arm Antonius Dwi Wardana. Dalam sambutannya, Kasdim 0822 Bondowoso Mayor Inf Teguh yang mewakili Dandim menegaskan bahwa Sisrendal Binter merupakan pilar penting dalam mewujudkan sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh komponen bangsa.
“Pembinaan Teritorial bukan sekadar program rutin, tetapi upaya nyata dalam menyiapkan potensi wilayah menjadi kekuatan pertahanan negara yang tangguh. Ini membutuhkan sinergi kuat antara TNI dan pemerintah daerah,” tegasnya di hadapan peserta. Ia juga menambahkan bahwa produk Sisrendal Binter seperti Jukter, Anpotwil, hingga Progbinter menjadi fondasi dalam pelaksanaan tugas kewilayahan yang terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, Mayor Arm Antonius Dwi Wardana memberikan apresiasi atas kinerja aparat teritorial Kodim 0822 Bondowoso yang dinilai mampu menjalankan program Binter secara maksimal. Ia menekankan bahwa ke depan, aparat teritorial dituntut semakin kreatif dan inovatif dalam menghadapi dinamika masyarakat. “Binter adalah katalisator antara TNI dan rakyat. Maka kualitas personel harus terus ditingkatkan agar setiap program memiliki dampak nyata di lapangan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat, diawali registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan, hingga penyampaian materi inti terkait Telaahan Binter, Program Binter, Petunjuk Teritorial, serta Analisa Potensi Wilayah dan Pertahanan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat.
Dari hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa Sisrendal Binter menjadi instrumen vital dalam menyelaraskan program TNI dengan kebijakan pemerintah daerah. Tujuan utamanya adalah menciptakan Ruang, Alat, dan Kondisi Juang (RAK Juang) yang kokoh sebagai pondasi pertahanan negara di darat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan kesiapan aparat teritorial dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara.(22/red)












