Bondowoso,MN Cakrawala – Komando Distrik Militer (Kodim) 0822 Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan melalui program strategis pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda.
Komandan Kodim (Dandim) 0822 Bondowoso, Letkol Inf Prawito, turun langsung melaksanakan pengecekan sejumlah titik pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan pengecekan tersebut meliputi empat lokasi sasaran, yakni Desa Sukowiryo Kecamatan Bondowoso, Desa Gadingsari Kecamatan Pakem, Desa Salak Kecamatan Curahdami, serta Desa Gayam Kecamatan Botolinggo. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, Minggu (29/3).
Dalam keterangannya, Dandim 0822 menegaskan bahwa Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam mendukung konektivitas wilayah terpencil. Program ini juga merupakan bagian dari target pembangunan 200 titik jembatan secara nasional yang didukung pemerintah.
“Pembangunan jembatan ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat desa yang selama ini mengalami keterbatasan akses. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga akan lebih lancar, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan dengan sistem padat karya yang melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat. Selain mempercepat proses pembangunan, metode ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memangkas jarak tempuh antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pelajar menuju sekolah. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pembangunan infrastruktur yang merata.
Masyarakat setempat menyambut positif kehadiran jembatan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu, terutama dalam aktivitas sehari-hari yang sebelumnya harus menempuh jalur memutar atau bahkan berisiko saat menyeberangi sungai.
Dengan adanya keterlibatan aktif Kodim 0822 Bondowoso, pembangunan jembatan ini tidak hanya menjadi simbol konektivitas, tetapi juga wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun negeri dari pelosok desa.
Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti konkret bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah mampu menghadirkan solusi cepat dan tepat bagi kebutuhan masyarakat. Kodim 0822 Bondowoso pun terus berkomitmen hadir di tengah rakyat, menjadi penggerak pembangunan sekaligus penjaga stabilitas wilayah.(Red)












