Pasuruan,Cakrawala – Suasana panas menyelimuti Balai Desa Grogol, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, pada Senin malam (4/5/2026). Musyawarah yang digelar untuk membahas dugaan perselingkuhan justru berubah menjadi forum penuh ketegangan dan adu argumen antar pihak yang terlibat.
Pertemuan tersebut menghadirkan pihak suami dari perempuan berinisial AN, pria yang dituding sebagai pihak ketiga berinisial SE, serta keluarga kedua belah pihak. Hadir pula perangkat desa dan Sekretaris Desa (Sekdes) untuk memfasilitasi jalannya mediasi.
Sejak awal, suasana sudah terasa tegang. Perbedaan keterangan antar pihak memicu perdebatan terbuka di hadapan warga yang ikut menyaksikan. Beberapa kali forum memanas saat masing-masing pihak bersikukuh pada versinya.
Pria berinisial SE yang disebut-sebut sebagai pihak ketiga secara tegas membantah tudingan tersebut. Ia menyatakan tidak memiliki hubungan khusus seperti yang dituduhkan. Namun bantahan itu tidak langsung meredakan situasi.
Pihak suami mengaku masih menemukan sejumlah kejanggalan yang menurutnya belum terjawab secara jelas. Hal ini memicu pertanyaan dari warga yang mulai meragukan konsistensi pernyataan para pihak.
Ketegangan memuncak saat nada bicara meninggi dan suasana forum nyaris tak terkendali. Beruntung, tokoh masyarakat yang hadir segera turun tangan untuk meredam emosi dan menjaga situasi tetap kondusif.
Meski telah difasilitasi oleh perangkat desa, musyawarah tersebut tidak menghasilkan kesepakatan yang dapat menyelesaikan persoalan. Dugaan perselingkuhan yang belum terbukti ini pun masih menggantung tanpa kepastian.
Perangkat desa menegaskan bahwa penyelesaian harus mengedepankan bukti yang valid, bukan sekadar asumsi atau dugaan. Warga dan keluarga yang terlibat juga diimbau untuk menahan diri serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Hingga saat ini, kebenaran atas dugaan tersebut masih belum terungkap. Situasi yang belum menemukan titik terang ini terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan berpotensi memicu konflik sosial yang lebih luas jika tidak segera ditangani dengan bijak.(Ulum)












