JEMBER,MN CAKRAWALA– Kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Rambipuji menjadi momentum bagi Bupati Jember, Mohammad Fawait (Gus Fawait), untuk memaparkan berbagai program prioritas daerah. Bertempat di Balai Desa Rambipuji, Bupati menegaskan kemajuan berbagai sektor pelayanan publik, keagamaan, kesehatan, hingga pendidikan yang dirancang langsung untuk kesejahteraan masyarakat.
Hadir mendampingi Bupati dalam agenda tatap muka tersebut, Ketua PPP Jember KH. Madini Farouq, Kabag Kesra sekaligus Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Nurul Hafid Yasin, pimpinan OPD, Direktur RSD, serta jajaran Muspika Rambipuji. Acara ini diawali dengan kegiatan pembinaan siswa melalui pemanduan apel di SMPN 2 Rambipuji sebelum Bupati berdialog langsung dengan warga.
Dalam pemaparannya, Gus Fawait merinci sejumlah capaian dan program unggulan Pemkab Jember yang saat ini tengah dirasakan masyarakat:
Administrasi Kependudukan Cepat dan Dekat (Peta Cinta):
Melalui program Pelayanan Tuntas di Titik Administrasi Kependudukan (Peta Cinta), masyarakat Rambipuji tidak perlu lagi mengurus dokumen ke kantor dinas pusat.
Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, mengonfirmasi bahwa pengurusan KTP, KK, KIA, hingga akta kelahiran kini dapat diselesaikan sepenuhnya di kantor kecamatan.
Insentif Guru Ngaji dan Kelompok Pengajian:
Realisasi insentif keagamaan terus berjalan, di mana lebih dari 21.000 guru ngaji telah menerima haknya. Gus Fawait juga memastikan pendataan untuk ketua kelompok pengajian telah rampung. “Insyaallah insentif untuk ketua kelompok pengajian baru bisa kami realisasikan bulan Oktober tahun ini,” tegas Bupati.
Jaminan Berobat Gratis Rp400 Miliar:
Di sektor kesehatan, Pemkab Jember mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 miliar guna menjamin seluruh warga Jember bisa berobat secara gratis, termasuk layanan pemeriksaan kesehatan dan persalinan ibu hamil. Plt. Direktur RSUD dr. Soebandhi, dr. Andre, menyatakan kesiapan fasilitas dan tenaga medis untuk mendukung penuh program ini.
Beasiswa Cinta Bergema:
Pada sektor pendidikan, Pemkab Jember menghadirkan inovasi skema Beasiswa Cinta Bergema. Plt. Sekdin Pendidikan Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa penerima beasiswa kini tidak perlu lagi mengikuti seleksi ulang setiap tahun. “Sekali ikut seleksi dan dapat, ini akan dibiayai sampai mahasiswanya lulus. Pada tahun 2026 ini, rekrutmen baru dibuka untuk kuota 4.200 mahasiswa dari total target 20.000 penerima,” jelasnya.
Selain beasiswa perguruan tinggi, Pemkab Jember juga menyiapkan program bimbingan belajar (bimbel) gratis bagi siswa SMA yang ingin menembus PTN favorit, serta mematangkan program beasiswa luar negeri ke Universitas Al-Azhar (Timur Tengah) dan Tiongkok.
Gus Fawait menegaskan agar seluruh jajaran pelayan publik memberikan layanan terbaik tanpa pungutan dan tanpa antrean yang menyulitkan.
Di akhir kegiatan, Bupati berpesan agar warga Rambipuji terus menjaga kondusivitas dan kerukunan, serta memanfaatkan saluran pengaduan resmi jika menemui kendala dalam pelayanan publik. ( Suharno)












