HIBAH KEMENDIKTISAINTEK TAHUN 2026

Buton,Media Nasional Cakrawala-Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan judul Pemberdayaan Kelompok Pkk Boneatiro Melalui Digitalisasi Dan Inovasi Kemasan Produk Lokal Ikan Katowo pada Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dengan Tim Pelaksana Ketua : Yusman Sutoyo Anggota : Mardiana, Veni Rosnawati , Ledy Diana, Lilis Alfiani yang merupakan dosen Universitas Muslim Buton dalam melaksanakan pemberdayaan Kelompok PKK Desa Boneatiro melalui digitalisasi dan inovasi kemasan produk lokal ikan Katowo.

 

Kegiatan ini merupakan hibahkemendiktisaintek tahun 2026 yang diarahkan untuk meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan, kualitas produk, nilai jual, serta kemampuan kelompok dalam mengelola dan memasarkan produk secara lebih luas.

 

Kegiatan dilaksanakan di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, dengan mitra sasaran Kelompok PKK Boneatiro yang terdiri atas 13 anggota.

 

Program mengangkat potensi ikan Katowo, yaitu produk ikan asap berbahan ikan pari, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal sebagai produk bernilai tambah.

 

Kondisi awal mitra menunjukkan pengolahan masih dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana, pemasaran masih bersifat konvensional, dan pencatatan usaha belum dilakukan secara sistematis.

 

Pelatihan Dilaksanakan Secara Bertahap

Pelaksanaan PkM dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi dan penguatan keberlanjutan.

 

Pada tahap pelatihan, anggota PKK mendapatkan pembekalan mengenai pengolahan ikan Katowo secara lebih terstruktur, kebersihan dan mutu produk, teknik pengasapan, penirisan, penimbangan, pengemasan, serta pengelolaan produk agar lebih siap dipasarkan dalam hal ini legalitas kemasan produk terus di proses sampai selesai.

 

1. Pelatihan pengolahan dan pengasapan: Mitra dilatih mengenai tahapan produksi, kebersihan, efisiensi dan konsistensi mutu ikan Katowo.

 

2. Pelatihan teknologi tepat guna: Mitra diperkenalkan dan didampingi menggunakan oven asap tungku, rak pengasapan, rak peniris, timbangan digital, freezer box dan mesin vacuum sealer.

 

3. Pelatihan kemasan dan branding: Mitra dilatih menggunakan kemasan yang lebih higienis dan menarik, kemasan vakum, serta identitas/label sebagai bagian dari branding lokal Boneatiro.

 

4. Pelatihan manajemen usaha: Mitra memperoleh pemahaman pencatatan bahan baku, biaya produksi, penjualan, arus kas dan keuntungan secara sederhana.

 

5. Pelatihan pemasaran digital: Mitra diperkenalkan pada pemanfaatan media sosial dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar.

Hasil yang Dicapai pada Tahap Pelaksanaan

 

a. Meningkatnya pemahaman dan keterampilan anggota PKK dalam mengolah ikan Katowo dengan proses yang lebih terstruktur dan memperhatikan aspek higienitas.

 

b. Mitra mulai mampu menerapkan teknologi tepat guna dalam proses pengasapan, penirisan, penimbangan, penyimpanan dan pengemasan.

 

c. Produk diarahkan menjadi lebih higienis dengan mutu lebih konsisten dan daya simpan lebih baik melalui teknologi pengemasan vakum dan penyimpanan.

 

d. Mitra memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kemasan, label dan branding untuk meningkatkan daya tarik serta nilai jual produk lokal.

 

e. Mitra memperoleh pemahaman dasar mengenai pencatatan biaya produksi, penjualan dan keuntungan sebagai dasar pengelolaan usaha kelompok.

 

f. Anggota PKK mulai diperkenalkan pada strategi pemasaran digital melalui media social (Facebook).

 

g. Kegiatan memperkuat peran perempuan pesisir dalam pemanfaatan sumber daya perikanan lokal sebagai peluang usaha dan sumber tambahan pendapatan keluarga.

 

Dampak dan Keberlanjutan

Program ini tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga pada terbentuknya kemampuan kelompok untuk melanjutkan kegiatan produksi secara mandiri. Teknologi yang diterapkan dirancang sesuai skala usaha rumah tangga sehingga dapat digunakan anggota PKK secara berkelanjutan.

 

Pendampingan berikutnya diarahkan pada penyempurnaan kemasan dan branding lokal, penguatan pencatatan usaha, pemasaran online dan offline, serta evaluasi perkembangan usaha dan pendapatan keluarga juga Penandatanganna MoU, MoA pada Desa Boneatiro.

 

Program menargetkan peningkatan kapasitas produksi dari sekitar 10 kg/hari menjadi 25–30 kg/hari, minimal tiga inovasi produk, peningkatan harga jual sekitar 50–70%, serta peningkatan kemampuan pemasaran digital. Target tersebut menjadi dasar evaluasi tahap berikutnya dan tidak diposisikan sebagai angka realisasi sebelum dilakukan pengukuran lapangan.

TERIMAKASIH – Kepada Kemenditi Saintek Atas bantuan Pendanaannya dalam melaksankan PkM ini kepada mitra sasaran Kami Ibu PKK Boneatiro, dan Perguruan Tinggi Universitas Muslim Buton serta Pemerintah Setempat yang mendukung kgiatan PkM ini.

 

Sumber     : Yusman Sutoyo SE,M.M

Editor        : Imam Imron.SE

Publizher  : Redaksi