Danramil Wonosari Hadiri Panen Raya Jagung Serentak, Perkuat Ketahanan Pangan Bondowoso

Bondowoso,MN Cakrawala – Danramil Wonosari Kapten Inf Sudiyono menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Dusun Kepondok RT 003 RW 001 Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga dan memperkuat program ketahanan pangan di wilayah Bondowoso.

 

Panen raya tersebut diikuti sekitar 30 orang dan dipimpin oleh Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, SH, MH selaku penanggung jawab kegiatan. Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Bondowoso Mulyadi, Camat Wonosari Suhaji, S.Sos., unsur TNI-Polri, kepala desa, tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta perwakilan instansi terkait lainnya.

 

Dalam sambutannya, Wakapolres Bondowoso menyampaikan bahwa panen raya jagung ini menjadi momentum strategis sebagai bukti keberhasilan petani dalam mengelola lahan pertanian, sekaligus hasil nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, dan para petani. Kabupaten Bondowoso dinilai memiliki potensi besar pada komoditas jagung sebagai salah satu unggulan daerah yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan panen jagung secara simbolis oleh Wakapolres Bondowoso bersama Forkopimcam Wonosari. Setelah itu, peserta mengikuti zoom meeting panen raya jagung serentak bersama Kapolri. Dalam arahannya disampaikan bahwa peningkatan produksi jagung secara signifikan menjadi modal kuat menuju swasembada jagung nasional tahun 2026, melalui kolaborasi lintas sektor serta penguatan kelembagaan petani dan koperasi desa.

 

Danramil Wonosari Kapten Inf Sudiyono menyampaikan dukungan penuh TNI AD, khususnya Koramil 0822/10 Wonosari, dalam mendampingi petani dan menjaga stabilitas wilayah pertanian. Ia berharap panen raya ini tidak hanya meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan serta memperkokoh Bondowoso sebagai daerah yang tangguh dan mandiri di sektor pangan.(red)