Distribusi Makan Bergizi Gratis di Purwodadi Pasuruan Diduga Bermasalah : Ribuan Porsi di tarik kembali dan terbuang sia-sia, SLHS SPPG Gajahrejo Dipertanyakan?? 

Pasuruan,MN Cakrawala-Makan Bergizi Gratis (MBG) kurang lebih 2200 yang di distribusikan oleh dapur SPPG Gajahrejo ke beberapa sekolah di Purwodadi Pasuruan.

​”1 porsi = 15ribu × 2200 = 33.000.000 terbuang sia-sia dalam sekejap, siapa yang bertanggung jawab” Ujar salah satu orang tua siswa yang enggan sebutkan namanya. SP, salah satu orang tua siswa yang lain, menyatakan kekecewaannya terhadap manajemen program.

 

​”Bagaimana mungkin makanan bisa basi dalam jumlah banyak padahal katanya ada ahli gizi yang mengawasi? Ini sangat membahayakan kesehatan anak-anak kami ,” keluh SP dengan nada kesal

 

​Kejanggalan semakin saat tim media cakrawala melakukan konfirmasi kepada *WIWIK* pengelola/pemilik yayasan Cinta Suroya Abadi SPPG Gajahrejo Purwodadi Pasuruan

*”SAYA TIDAK BISA MEMBERI STATEMENT, INI MASALAH INTERN, BUKAN URUSAN MEDIA”* ujar WIWIK

 

​Kepala Dapur SPPG Gajahrejo, Ikhfar. Ia mengakui bahwa hingga saat ini, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) secara fisik belum dimiliki oleh pihak pengelola.

 

​”Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang asli atau fisiknya masih dalam proses, Mas,” ujar Ikhfar saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4).

 

​Ironisnya, meski telah beroperasi sejak Oktober 2025, SPPG Gajahrejo terkesan mengabaikan prosedur legalitas kesehatan dengan mendahulukan operasional distribusi sebelum mengantongi izin sanitasi yang sah.

 

“Iya, Mas (operasional dulu baru SLHS menyusul),” aku Ikhfar singkat.

 

Saat tim mengkonfirmasi lewat pesan WhatsApp kepada Aisyah selaku kordinator wilayah Pasuruan masih belum ada tanggapan. Bersambung .(Supriyadi)