Jaga Warisan dan Cerdaskan Generasi: Bupati Panca Wijaya Akbar Terima Audiensi Bahas Budaya dan Pendidikan

OGAN ILIR,SUMSEL-MNCakrawala,Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, secara resmi menerima audiensi sekaligus menjalin dialog erat bersama perwakilan berbagai organisasi dan lembaga di lingkungan pemerintahan daerah. Kedatangan rombongan disambut hangat di Ruang Audiensi Bupati, Kawasan Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Indralaya, pada Rabu, 3 Juni 2026; beliau didampingi para Kepala Perangkat Daerah terkait untuk membahas secara mendalam hal‑hal strategis pelestarian budaya serta kemajuan pendidikan di daerah.

 

Yang hadir menyampaikan gagasan dan rencana kegiatan meliputi: Panitia Pelaksana Summer Course beserta Workshop Lanskap Budaya Tanjung Batu, sekaligus jajaran Pengurus Museum Perjuangan Mansyur Wahad Kabupaten Ogan Ilir. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan wadah istimewa tukar pikiran, mempererat silaturahmi sekaligus merancang langkah nyata demi menjaga kekayaan budaya, mengembangkan mutu pendidikan, serta mempromosikan segala potensi unggulan yang dimiliki Ogan Ilir kepada masyarakat luas maupun dunia luar.

 

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi yang sangat besar atas inisiatif luar biasa dan kesungguhan seluruh pihak yang terus berjuang agar nilai‑nilai sejarah, kearifan lokal, serta identitas budaya khas Ogan Ilir tetap hidup, dikenal, dan diwariskan lewat kegiatan‑kegiatan yang mendidik serta bermakna.

 

“Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menyambut dengan tangan terbuka setiap langkah dan kegiatan yang nyata memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati Panca Wijaya Akbar.

 

Beliau menekankan betapa pentingnya kegiatan semacam ini—karena berintikan pelestarian budaya yang menjadi jati diri kita, sekaligus memperkokoh identitas daerah yang tak bisa digantikan apa pun, serta sangat berperan meningkatkan kualitas dan kemampuan sumber daya manusia masa depan. Menurut pandangan beliau, kebersamaan dan kerja sama yang erat antara pemerintah, dunia akademik, komunitas, hingga berbagai organisasi masyarakat adalah kunci utama dan kekuatan paling besar untuk mewujudkan pembangunan daerah yang maju sekaligus lestari dan berkelanjutan.

 

Suasana diskusi berlangsung sangat akrab, terbuka, dan penuh semangat untuk saling mendukung. Berbagai saran cerdas, ide‑ide segar, serta rencana kegiatan yang matang dipaparkan satu demi satu sebagai wujud dukungan tulus agar sektor budaya dan pendidikan di Ogan Ilir makin berkembang pesat dan terkelola dengan baik.

 

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berharap terselenggaranya Summer Course, Workshop Lanskap Budaya Tanjung Batu, serta makin kokoh dan aktifnya peran Museum Perjuangan Mansyur Wahad dapat membuat kisah sejarah dan kekayaan budaya lokal semakin diketahui, dipahami, dan dibanggakan seluruh lapisan masyarakat.

 

“Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi yang sangat baik bagi generasi muda—agar mereka makin mengenal, memahami, tumbuh mencintai, dan bangga mewarisi kekayaan budaya yang ada di tanah kelahiran kita ini,” tambah Bupati.

 

Lewat pertemuan ini diharapkan pula ikatan kerja sama antara Pemkab Ogan Ilir dengan seluruh unsur masyarakat makin erat dan kokoh, menyatu bergerak bersama mewujudkan Kabupaten Ogan Ilir yang maju, berdaya saing tinggi di kancah luas, namun tetap berdiri kokoh berpijak pada akar budaya serta sejarah luhur leluhur kita sendiri.

 

pewarta: Najamudin