Pasuruan,MN Cakrawala – Kondisi SDN 1 Palangsari di Kecamatan Puspo kian memprihatinkan. Selain berada di lokasi rawan longsor dengan tebing setinggi kurang lebih 10 meter, bangunan sekolah juga terlihat membutuhkan perbaikan serius.
Dari hasil pantauan di lapangan, bagian belakang sekolah berbatasan langsung dengan tebing curam tanpa pelengsengan yang memadai. Tanah tampak labil dan ditumbuhi vegetasi liar, yang berpotensi longsor sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras.
Tak hanya itu, kondisi fisik bangunan sekolah juga terlihat mulai mengalami kerusakan. Beberapa bagian tampak kusam, lembab, dan kurang terawat, sehingga menambah kekhawatiran warga terhadap keselamatan dan kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar.
Warga setempat mengaku sangat resah dengan kondisi tersebut.
“Kami bukan hanya takut longsor, tapi juga melihat kondisi sekolah yang sudah tidak layak. Ini menyangkut masa depan anak-anak kami,” ungkap salah satu warga.
Selama ini, pengajuan untuk pembangunan pelengsengan maupun perbaikan sekolah disebut sudah beberapa kali dilakukan, namun belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
Desakan kepada Pemerintah dan DPRD
Masyarakat berharap:
Pemerintah Kabupaten Pasuruan segera turun tangan
DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan peninjauan langsung ke lokasi
Dilakukan perbaikan bangunan sekolah secara menyeluruh
Segera dibangun pelengsengan untuk mencegah longsor
🧨 Sikap Tegas LSM AJIB (Aliansi Jaringan Indonesia Bersatu)
LSM AJIB Sangat menyayangkan lambannya penanganan kondisi ini.
“Ini sudah darurat! Sekolah dalam kondisi rusak dan berada di zona rawan longsor.
Ini jelas ancaman nyata bagi keselamatan siswa. Jangan sampai negara dianggap abai terhadap pendidikan dan keselamatan anak-anak,” tegas perwakilan LSM AJIB.
AJIB juga mendesak agar Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan DPRD Kabupaten Pasuruan tidak hanya menunggu laporan di atas meja, tetapi segera turun langsung ke lapangan.

“Kami meminta DPRD Pasuruan segera meninjau langsung kondisi SDN 1 Palangsari. Jangan hanya diam. Fungsi pengawasan harus dijalankan. Keselamatan siswa adalah prioritas utama.”
LSM AJIB menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari pemerintah.(fen)












