Siaga Karhutla! Bupati Ogan Ilir Pimpin Langkah Konkret Antisipasi Bencana Asap 2026

OGAN ILIR —Sumsel-MNCakrawala,Menyambut musim kemarau dan potensi kebakaran hutan serta lahan, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menggelar Apel dan Gladi Gabungan Kesiapsiagaan Bencana Asap Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Indralaya, pada Selasa, 4 Agustus 2026, dan dipimpin langsung oleh Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom.

 

Upaya ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Ogan Ilir dalam mempersiapkan langkah-langkah strategis guna meminimalkan dampak bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kerap muncul saat musim kemarau tiba.

 

Apel gabungan ini dihadiri oleh unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Manggala Agni, perangkat daerah, instansi vertikal, kelompok relawan, serta seluruh elemen yang tergabung dalam tim penanganan Karhutla.

 

Dalam arahannya, Bupati Panca Wijaya Akbar menekankan bahwa penanggulangan Karhutla tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan memerlukan sinergi, koordinasi yang erat, dan kesiapan dari semua pihak. Beliau menegaskan bahwa langkah pencegahan harus ditempatkan sebagai prioritas utama agar risiko kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin.

 

“Kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Saya meminta seluruh personel untuk terus memperkuat koordinasi, memperketat patroli di wilayah rawan, dan mengutamakan pencegahan agar dampak bencana asap dapat kita kurangi,” ujar Bupati.

 

Bupati juga mengingatkan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, yang merupakan salah satu pemicu utama terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

 

Beliau berharap seluruh elemen yang terlibat dapat bergerak secara cepat, tepat, dan terpadu apabila darurat kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

 

Setelah apel selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan gladi gabungan yang berupa simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. Simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapan personel, kelengkapan peralatan, kelancaran sistem komunikasi, serta keterpaduan antar-instansi, sehingga penanganan di lapangan nantinya dapat berjalan lebih efektif.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla, melindungi masyarakat dari dampak buruk bencana asap, serta menjaga kelestarian lingkungan melalui kerja sama yang erat antar seluruh pemangku kepentingan.

 

“Kita ingin memastikan masyarakat terlindungi dan lingkungan tetap terjaga, melalui kolaborasi yang nyata dari semua pihak,” pungkas Bupati.

pewarta: Najamudin