Pekanbaru,MN Cakrawala– Pemerintah Kota Pekanbaru resmi melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik tujuh pejabat strategis di lingkungan pemerintah daerah, Senin (3/8/2026). Pelantikan yang dipimpin langsung Wali Kota Agung Nugroho di Aula Lantai VI Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, menandai dimulainya babak baru dalam penguatan tata kelola pemerintahan.
Sorotan utama tertuju pada dilantiknya Dr. Zulhelmi Arifin sebagai Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru. Sebagai pejabat karier tertinggi di lingkungan pemerintah daerah, Sekda memegang peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), memastikan kebijakan kepala daerah berjalan efektif, menjaga disiplin birokrasi, serta mengawal pelaksanaan program pembangunan.
Selain Sekda, Wali Kota juga melantik Zaki Helmi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Jabatan ini menjadi ujung tombak dalam pelayanan perizinan, kemudahan berusaha, peningkatan investasi, serta reformasi birokrasi di bidang pelayanan publik. Kinerja DPMPTSP akan menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemko dalam menciptakan iklim investasi yang cepat, mudah, dan transparan.
Indra Maulana Masadi dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah. Bagian Kesra memiliki peran penting dalam mengoordinasikan program sosial, keagamaan, pendidikan, kesehatan, hingga pembinaan lembaga kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Tri Sepnasaputra dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Posisi ini bertanggung jawab memastikan tata kelola administrasi, perencanaan program, penganggaran, serta dukungan terhadap berbagai kegiatan kepemudaan dan pembinaan olahraga agar berjalan efektif.
Arie Susma Indah dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Promosi, Pengembangan Usaha, Sarana dan Prasarana pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru. Jabatan ini memegang peran strategis dalam mendorong daya saing koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui promosi produk, pengembangan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, serta penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan pasar yang semakin ketat, bidang ini diharapkan mampu melahirkan program-program yang benar-benar berdampak terhadap peningkatan omzet, perluasan lapangan kerja, dan naik kelasnya UMKM di Kota Pekanbaru.
Rezatul Helmi dilantik sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat. Jabatan ini memiliki tanggung jawab memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat, mendorong partisipasi warga, serta mendukung berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Juli Victorino dipercaya sebagai Kepala Bidang Penataan dan Penataan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup. Bidang ini berperan dalam penyusunan kebijakan penataan lingkungan, pengelolaan kualitas lingkungan hidup, serta mendukung upaya pemerintah mewujudkan kota yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru, Samto, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Inspektorat Daerah Kota Pekanbaru menggantikan Zulhelmi Arifin. Penugasan tersebut menempatkan Samto pada posisi strategis dalam memperkuat fungsi pengawasan internal, mencegah penyimpangan, serta memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai ketentuan.
Dalam arahannya, Wali Kota Agung Nugroho mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Ia menegaskan agar seluruh pejabat mengambil keputusan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat soliditas birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga Pemerintah Kota Pekanbaru dari praktik korupsi.
Pelantikan ini menjadi titik awal, bukan garis akhir. Masyarakat kini akan menilai apakah penyegaran birokrasi tersebut mampu diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang lebih cepat, pemerintahan yang lebih bersih, investasi yang semakin berkembang, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Pekanbaru.(Ef)












