ICON RI Salut Dengan Kekompakan Aksi Warga Banyuwangi,Bukan Sekedar Omong Kosong

Jaksel-MNCakrawala.com,Memasuki hari ketiga perjalanan aksi menuju lokasi penyampaian aspirasi, semangat rombongan masyarakat Banyuwangi bersama puluhan aktivis lintas organisasi justru semakin membara. Di tengah lelahnya perjalanan panjang, suasana di dalam kendaraan rombongan tetap dipenuhi semangat perjuangan. Nyanyian, yel-yel perjuangan, hingga seruan motivasi terus menggema, menciptakan energi kebersamaan yang semakin kuat dari waktu ke waktu.Rabu (29/4/2026)

 

Bagi para peserta, perjalanan ini bukan sekadar agenda aksi biasa. Lebih dari itu, aksi ini disebut sebagai bentuk kepedulian moral masyarakat terhadap masa depan Banyuwangi agar pembangunan dan kemajuan daerah tidak hanya terlihat dari penghargaan ataupun pencitraan semata, melainkan benar-benar lahir dari integritas, keterbukaan, serta keberpihakan kepada rakyat kecil.

 

Koordinator lapangan aksi, Herman Atmaja, terlihat tak henti-hentinya memberikan edukasi, motivasi, serta penguatan mental kepada seluruh peserta aksi. Dalam setiap kesempatan, Herman menekankan bahwa perjuangan yang dilakukan harus tetap menjunjung etika, persaudaraan, dan tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat Banyuwangi.

 

Menurutnya, suara rakyat tidak boleh berhenti hanya karena jarak dan perjalanan panjang. Justru di tengah keterbatasan itulah semangat perjuangan diuji.

 

“Perjalanan ini bukan hanya tentang berangkat menuju lokasi aksi, tetapi bagaimana kita menunjukkan bahwa masyarakat Banyuwangi masih memiliki kepedulian besar terhadap daerahnya sendiri. Kita ingin Banyuwangi benar-benar maju, bukan hanya terlihat maju di permukaan. Integritas, keberanian menyampaikan aspirasi, dan kepedulian terhadap rakyat adalah fondasi utama kemajuan yang sesungguhnya,” tegas Herman di sela perjalanan.

 

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga nama baik Banyuwangi selama aksi berlangsung. Menurut Herman, aksi yang dilakukan bukan untuk menciptakan kegaduhan, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial dan penyampaian aspirasi secara terbuka demi terciptanya pemerintahan yang lebih baik dan berpihak kepada masyarakat.

 

“Kalau rakyat sudah tidak peduli, itu justru berbahaya. Hari ini kami hadir sebagai bentuk kecintaan terhadap Banyuwangi. Kritik dan aspirasi adalah bagian dari demokrasi. Maka perjuangan ini harus dijaga dengan sikap santun, tertib, dan penuh tanggung jawab,” tambah Herman Atmaja

 

Di sisi lain, Ipung dari ICON RI mengaku terharu dan bangga bisa menjadi bagian dari rombongan aksi tersebut. Ia menilai kebersamaan yang terbangun selama perjalanan menjadi bukti bahwa perjuangan masyarakat masih hidup dan mampu menyatukan berbagai elemen tanpa memandang latar belakang organisasi.

 

Menurut Ipung, dirinya baru pertama kali mengikuti aksi yang diwarnai rasa persaudaraan begitu kuat. Meski berasal dari organisasi berbeda, seluruh peserta mampu berjalan dengan satu visi dan tujuan yang sama, yakni memperjuangkan suara masyarakat Banyuwangi.

 

“Terus terang saya sangat terkesan. Baru kali ini saya ikut aksi yang penuh rasa kekeluargaan seperti ini. Tidak ada sekat antarorganisasi. Semua saling menjaga, saling menguatkan, dan saling membantu selama perjalanan. Ini bukan hanya aksi, tetapi juga bentuk silaturahmi perjuangan,” ujar Ipung.

 

Ia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah elemen yang tergabung dalam rombongan, mulai dari Info Warga Banyuwangi (IWB), Ormas Macan Asia, BCW, hingga berbagai komunitas dan aktivis lainnya yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mengawal aspirasi masyarakat.

 

“Mereka benar-benar menjadi contoh pergerakan rakyat yang bertanggung jawab. Apa yang mereka perjuangkan tidak hanya sebatas narasi atau omongan di media sosial. Mereka turun langsung, hadir langsung, dan menunjukkan komitmen nyata. Itu yang membuat saya salut,” lanjutnya.

 

Ipung secara khusus juga menyampaikan penghormatan kepada Herman Atmaja beserta seluruh tim koordinator aksi yang dinilai mampu menjaga kekompakan rombongan hingga hari ketiga perjalanan.

 

“Kami dari ICON RI sangat salut kepada Mas Herman Atmaja dan seluruh rekan-rekan korlap aksi. Energi dan semangat mereka luar biasa. Mereka mampu menjaga semangat peserta tetap menyala meski perjalanan panjang dan melelahkan. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjuangan ini,” pungkasnya.

 

Hingga memasuki hari ketiga, rombongan aksi masyarakat Banyuwangi dilaporkan tetap solid dan terus melanjutkan perjalanan dengan membawa satu harapan besar, yakni agar suara masyarakat benar-benar didengar serta menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus dibangun di atas kejujuran, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat.(Tim/FS)