Bondowoso,MN Cakrawala-Komitmen percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan progres signifikan. Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Prawito menghadiri kegiatan video conference (vicon) percepatan pembangunan KDKMP yang berlangsung di KDKMP Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan tersebut turut dihadiri seluruh Danramil dan Danposramil jajaran Kodim 0822 Bondowoso sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan langsung di wilayah.Rabu (20/5/2026)
Dalam vicon tersebut dipaparkan bahwa pembangunan KDKMP di Bondowoso telah mencapai progres menggembirakan. Sebanyak 85 titik pembangunan dinyatakan selesai 100 persen, sementara 27 titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan terus dikebut agar segera rampung sesuai target yang telah ditentukan pemerintah.
Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito menegaskan bahwa keberadaan KDKMP menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa yang harus dikawal bersama. Menurutnya, percepatan pembangunan bukan hanya soal penyelesaian fisik bangunan, namun juga menyangkut kesiapan koperasi sebagai pusat penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
“Seluruh jajaran Koramil dan Posramil kami minta aktif melakukan pendampingan serta monitoring di lapangan agar pembangunan berjalan lancar, tepat sasaran dan selesai sesuai jadwal,” ujarnya dalam kegiatan vicon tersebut. Kehadiran para Danramil dan Danposramil juga menjadi bukti keterlibatan TNI AD dalam mendukung program strategis pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Program KDKMP sendiri mendapat perhatian besar karena dinilai mampu menjadi solusi penguatan sektor ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM serta membuka peluang usaha baru di pedesaan. Dengan capaian 85 titik selesai total, Bondowoso dinilai menjadi salah satu daerah yang menunjukkan progres pembangunan cukup cepat dibanding wilayah lainnya.
Masyarakat berharap percepatan pembangunan 27 titik yang masih berproses dapat segera tuntas sehingga seluruh KDKMP di Bondowoso bisa segera beroperasi optimal. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, perangkat desa dan masyarakat diyakini menjadi kunci sukses percepatan pembangunan koperasi desa tersebut demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang merata hingga pelosok desa.(22/red)












