KARNAVAL SIDOLUHUR TEMA KERAJAAN, TIKUS BERDASI, SANGAT KEREN JADI PERHATIAN WARGA

MALANG – MN Cakrawala – Minggu, 21/09/2026 Ada pemandangan unik dan menghibur di Karnaval Desa Sidoluhur tahun ini. Di antara ramainya peserta pawai, sebuah karya seni raksasa berhasil membuat warga tertawa gemas sekaligus berdecak kagum.

 

Karnaval tahun ini mengusung tema kerajaan. Dan yang menjadi bintangnya adalah Ogoh-Ogoh Tikus Berdasi yang sangat keren.

 

Karya tersebut adalah sebuah patung tikus raksasa yang berdiri tegak dengan gagah. Ia mengenakan jas hitam yang rapi, dasi merah yang mencolok, dan mahkota emas kecil di kepalanya, persis seperti seorang raja di dalam kerajaan.

 

Di depannya terdapat sebuah koper hitam besar yang bertuliskan uang rakyat dengan huruf putih yang jelas terbaca. Kombinasi ogoh-ogoh tikus yang lucu dan koper hitam tersebut langsung menjadi pusat perhatian warga.

 

Ogoh-ogoh ini merupakan hasil kreativitas dan kerja keras para pemuda Desa Sidoluhur yang dibuat secara gotong royong.

 

 

 

Namun di balik kemeriahan tersebut, ada cerita menarik dari warga. Salah satu warga masyarakat Desa Sidoluhur, Kec. Lawang menyampaikan unek-uneknya kepada MN Cakrawala.

 

Ada salah satu warga masyarakat Desa Sidoluhur, Kec. Lawang, tapi kenapa pesta rakyat dalam rangka HUT RI ada usulan dari panitia melarang dan gak boleh membawa tema KORUPTOR DAN OGOH-OGOH TIKUS BERDASI DILARANG, kok aneh… katanya takut tersinggung, lucu. Rakyat sekarang semua cerdas walaupun masyarakat desa terpencil, kok mau dibungkam. Kalau jadi pejabat gak mau dikritik, lereno ae jadi pejabat, karuan ngaret no sapi… ha ha ha sambil tertawa. Rakyat urunan dewe kok dilarang. Memang jadi pejabat gak boleh dikritik… sekarang jaman demokrasi bukan jaman kerajaan… Londo wes moleh neng negarane… kok ono wong seng ngono iku… lek takut tersinggung ojok dadi pejabat. Di desa lain gak ada masalah, walau temanya tikus berdasi,” ungkapnya.

 

Karnaval Desa Sidoluhur dengan tema kerajaan tahun ini pun tetap berlangsung meriah dan menjadi bukti kreativitas pemuda desa.

 

Penulis: Tim/Salam/Supri