Pasuruan,MN Cakrawala-Kabupaten Pasuruan itu luas. Ada 24 kecamatan. Tapi coba tanya ke warga: acara besar Hari Jadi Kabupaten, hampir selalu digelar di mana? Jawabannya selalu sama: Bangil.
Pasuruan Carnival kemarin, di Bangil. Rangkaian Hari Jadi tahun-tahun sebelumnya, mayoritas juga berpusat di Bangil. Padahal Bangil cuma satu dari 24 kecamatan yang ada.
Wajar kalau muncul pertanyaan sederhana di kepala rakyat kecil: apakah Kabupaten Pasuruan ini cuma Bangil saja? Atau memang kebetulan Bupati kita sendiri lahir dan besar di Bangil?
FORMAT Pasuruan tidak sedang menuduh ada niat pilih kasih. Kami cuma bertanya, dan pertanyaan ini wajar diajukan oleh siapa pun yang tinggal di luar Bangil.
Coba bayangkan posisi warga di kecamatan lain. Setiap tahun mereka membayar pajak yang sama. Setiap tahun mereka ikut menanggung defisit APBD yang sama. Tapi setiap tahun juga, gegap gempita acara besar itu selalu jauh dari kampung mereka.
Padahal kalau acara sebesar itu digilir ke kecamatan lain, dampaknya nyata dan bisa dirasakan langsung:
Pedagang kecil di sekitar lokasi acara ikut kebagian rezeki, bukan cuma pedagang di Bangil setiap tahun.
Warga kecamatan lain ikut merasa dianggap, bukan cuma jadi penonton dari jauh lewat media sosial.
Ekonomi daerah yang selama ini sepi dari perhatian, seperti Grati, Lekok, Nguling, Lumbang, Gondangwetan, Winongan, dan Kejayan, ikut bergerak, bukan cuma jadi wilayah yang disebut saat kampanye.
Bandingkan dengan kenyataan hari ini. Nelayan di pesisir utara masih berjuang melawan kemiskinan setiap hari melaut. Petani di pelosok masih mengeluhkan irigasi rusak setiap musim tanam. Tapi acara besar dan mewah selalu jauh dari mereka, selalu berpusat di kota yang sama.
Ini bukan soal Bangil salah atau tidak layak jadi tuan rumah. Bangil berhak dapat gilirannya. Tapi pertanyaannya: kenapa cuma Bangil yang selalu dapat giliran?
Kalau memang Kabupaten Pasuruan punya 24 kecamatan, kenapa acara sebesar dan semewah ini tidak pernah dirasakan warga di ujung timur atau ujung pesisir? Apakah mereka bukan bagian dari Kabupaten Pasuruan juga?
FORMAT Pasuruan mengajak Bupati untuk menjawab dengan jujur dan terbuka: apakah ke depan, rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pasuruan bisa mulai digilir ke kecamatan-kecamatan lain, supaya pemerataan itu bukan cuma slogan di baliho kampanye, tapi benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Pasuruan, bukan cuma yang tinggal di Bangil? Bersambung (tim)
Sumber : FORMAT Pasuruan – Ismail Makky, SE. SH..MM. (Ketua)
Pewarta : Ulum












