PEKANBARU,MN Cakrawala— Program Magang Nasional di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau mulai menjadi sorotan.
Pasalnya, berdasarkan pantauan awak media di lapangan, peserta magang terlihat tidak hanya menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan pembelajaran atau pengembangan kompetensi, tetapi juga tampak ditugaskan menjaga gerai yang menjual kue serta berbagai hasil kerajinan.
Tak hanya itu, seorang pria mengenakan baju putih dan celana hitam yang diduga merupakan peserta magang juga terlihat mengangkat dan memindahkan sejumlah barang.
Kondisi tersebut tentu memunculkan pertanyaan: apakah menjaga gerai penjualan dan mengangkat barang memang merupakan bagian dari tugas peserta Magang Nasional?
Program magang pada dasarnya diharapkan menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh pengalaman, pengetahuan, serta keterampilan kerja. Karena itu, penempatan peserta magang pada pekerjaan tertentu menjadi penting untuk dijelaskan, terutama apabila aktivitas tersebut lebih terlihat sebagai pekerjaan operasional dibandingkan kegiatan pembelajaran.
Awak media kemudian mencoba meminta penjelasan kepada Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, melalui Humas Kanwil Ditjenpas Riau, Surya, melalui pesan WhatsApp.
Namun, hingga berita ini ditulis, Surya belum memberikan jawaban substantif atas sejumlah pertanyaan yang disampaikan awak media.
Surya hanya menghubungi awak media dan meminta agar konfirmasi dilakukan dengan datang langsung ke kantor.
Sikap tersebut tentu belum menjawab substansi pertanyaan yang telah disampaikan melalui WhatsApp, khususnya mengenai status peserta magang, bentuk penugasan, dasar penugasan, serta apakah menjaga gerai dan mengangkat barang merupakan bagian dari program Magang Nasional.
Pertanyaan sederhananya, jika aktivitas tersebut memang sesuai dengan program magang, mengapa tidak dijelaskan secara terbuka?
Sebaliknya, jika aktivitas tersebut bukan bagian dari tugas peserta magang, publik tentu berhak mengetahui siapa yang memberikan penugasan dan dalam kapasitas apa peserta magang dilibatkan dalam pekerjaan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, pihak Kanwil Ditjenpas Riau belum memberikan penjelasan tertulis terkait persoalan tersebut.
Awak media tetap membuka ruang bagi Kanwil Ditjenpas Riau untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab guna menjelaskan secara utuh pelaksanaan Program Magang Nasional, termasuk tugas dan aktivitas yang diberikan kepada para peserta magang.(Ef)












