Sekolah Direnovasi, Ratusan Siswa SDN Sukowiryo 2 Jelbuk Belajar di Masjid

JEMBER —MN Cakrawala– Sebanyak 125 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukowiryo 2 di Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di masjid sekitar sekolah. Langkah darurat ini diambil menyusul dimulainya proyek rehabilitasi atau renovasi total bangunan sekolah yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat.

 

Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SDN Sukowiryo 2, Eko Dwi Raharjo, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik telah berjalan selama tiga hari, yang saat ini difokuskan pada tahap pembongkaran bangunan. Secara keseluruhan, terdapat 10 ruang yang masuk dalam daftar renovasi, termasuk ruang kelas dan fasilitas toilet.

 

“Sudah tiga hari, Pak. Untuk tiga hari itu cuma pembongkaran, masih sekarang masih tahap pembongkaran. Dapat kalau khusus atap sudah dapat 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Tujuh ruang. Totalnya 10, se-masuk toilet,” ujar Eko saat ditemui di lokasi, Sabtu (7/11/2026).

 

Selama proses pengerjaan berlangsung, pihak sekolah harus memutar otak agar kegiatan belajar para siswa tidak terhenti. Sebanyak 125 murid untuk sementara dipindahkan dan dititipkan di masjid warga yang berada di sebelah utara kompleks sekolah, yakni di area masjid milik warga setempat dan guru.

 

“Total murid semuanya 125. Anak-anak didik sementara ditaruh di masjidnya di sebelah utara SD, itu ada di masjidnya Pak Surur sama Pak Guru Karjono,” ungkap Eko.

 

Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi uluran tangan serta perhatian dari pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, yang telah merealisasikan program perbaikan sarana dan prasarana pendidikan ini.

 

“Terima kasih atas bantuannya kepada Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto, karena programnya sudah bisa bermanfaat kepada kami di sini sebagai guru dan murid nantinya. Mudah-mudahan bisa tetap berlanjut kedepannya,” tutur Eko.

 

Ke depan, pihak sekolah berharap program pembangunan infrastruktur pendidikan ini dapat berlanjut, termasuk untuk penataan halaman sekolah seperti pemasangan paving block. Dengan fasilitas yang lebih representatif, para siswa diharapkan dapat merasa lebih nyaman dan termotivasi dalam menimba ilmu. ( Suharno)