Bondowoso,MNCakrawala-Selasa 28 April 2026,Tradisi tahunan Petik Tebu Manten kembali digelar oleh PG Pradjekan sebagai bagian dari ikhtiar dan doa menyambut musim giling tebu tahun 2026. Kegiatan yang sarat nilai budaya dan spiritual ini berlangsung di lahan tebu milik petani Desa Mangliwetan, Umbiono atau yang akrab disapa H. Agil, tepatnya di Desa Mrawan RT 05/RW 03, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso.
Acara yang digelar selama dua hari, mulai 27 hingga 28 April 2026, diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan religius, di antaranya sholawat bersama. Doa-doa dipanjatkan sebagai harapan agar musim giling tahun ini berjalan lancar, diberikan kemudahan, serta terhindar dari segala hambatan dan kendala.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Administratur (ADM) PG Pradjekan, Chandra, beserta seluruh jajaran manajemen dan staf. Hadir pula unsur Muspika Kecamatan Tapen, Kepala Desa Mrawan Sudjono, serta para petani tebu yang menjadi mitra penting dalam proses produksi gula.
Kegiatan tersebut ditandai dengan pengambilan Sampel tebu dilokasi acara,selanjutnya tebu tersebut disiram air yang telah diberi doa dan dibawa ke PG Pradjekan sebagai simbol tebu manten,dimana yang membawa tebu tersebut sepasang manten dengan diringi puluhan pawai mobil.
Kepala Desa Mrawan, Sudjono, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi pelaksanaan tradisi Petik Tebu Manten tahun ini. Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh pihak, khususnya dalam menghadapi musim giling 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak PG Pradjekan atas terselenggaranya kegiatan ini di Desa Mrawan. Semoga membawa berkah, musim giling berjalan lancar, dan hasil panen tahun ini melimpah serta barokah,” ujarnya.

Tradisi Petik Tebu Manten sendiri merupakan bentuk kearifan lokal yang masih terus dilestarikan. Selain sebagai simbol dimulainya musim giling, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pihak pabrik gula, petani, dan masyarakat sekitar.
Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, meriah, dan penuh kekhidmatan. Antusiasme masyarakat yang hadir turut menambah semarak kegiatan, sekaligus menunjukkan kuatnya nilai gotong royong dan kebersamaan dalam tradisi ini.

Dengan terselenggaranya Petik Tebu Manten 2026, diharapkan musim giling tahun ini dapat berjalan sukses serta memberikan hasil maksimal bagi para petani dan seluruh pihak yang terlibat.
Sumber : Liputan
Editor : Imam Imron S.E
Publizher : Redaksi












