Suara Warga Didengar, Jalan Penghubung Rambang Kuang–Muara Kuang Kembali Terbuka

OGAN ILIR.Rambang Kuang,MN Cakrawala-Permasalahan jalan penghubung antara wilayah Kecamatan Rambang Kuang dan Kecamatan Muara Kuang yang selama ini dikeluhkan masyarakat kini mendapatkan penanganan nyata. Jalur penting tersebut sempat menyempit karena tertutup semak belukar dan rumput liar yang tumbuh lebat, sehingga menghambat pergerakan warga serta berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan. Selasa,30 Juni 2026.

 

Keluhan yang disampaikan warga telah diserap dan ditindaklanjuti secara serius oleh Komisi II DPRD Kabupaten Ogan Ilir bersama instansi teknis terkait. Segera setelah aspirasi diterima dan dikonfirmasi kebenarannya, pihak legislatif berkoordinasi langsung dengan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, guna memastikan penyelesaian masalah tidak berlarut-larut.

 

Basri Zahrin, Sekretaris Komisi II DPRD Ogan Ilir dari Daerah Pemilihan 4, menegaskan bahwa setiap masukan dari masyarakat adalah prioritas utama tugas perwakilan rakyat. “Kami menilai kondisi ini mendesak karena berkaitan erat dengan keselamatan dan kelancaran aktivitas warga sehari-hari. Kehadiran kami di sini bukan sekadar mendengar keluhan, melainkan menjembatani hingga terwujud solusi yang nyata. Kami sangat mengapresiasi tanggapan cepat Bupati beserta jajaran Dinas PU PR yang langsung mengerahkan tenaga dan peralatan ke lokasi,” ujarnya.

 

Beliau juga menambahkan bahwa pemantauan akan terus dilakukan hingga pekerjaan selesai sepenuhnya, dan mengajak seluruh pihak menjaga hasil pembangunan agar bermanfaat dalam jangka panjang. “Sinergi antara dewan dan pemerintah daerah harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ke depannya kami akan terus memantau agar akses ini kembali lebar dan aman, serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi warga di kedua wilayah kecamatan tersebut,” tambahnya.

 

Saat ini, petugas dari Dinas PU PR sudah bekerja di lokasi melakukan pembersihan menyeluruh semak belukar yang menutupi badan jalan. Upaya ini bertujuan mengembalikan fungsi jalan sesuai ukuran aslinya, sehingga arus lalu lintas dapat berjalan lancar dan risiko kecelakaan dapat dihindari. Masyarakat setempat menyambut baik langkah yang diambil ini dan berharap ke depannya perawatan rutin dilakukan agar akses penghubung antarwilayah ini senantiasa terjaga kondisinya.

 

pewarta: Najamudin