PAMEKASAN,Cakrawala – Kepala Desa Jarin, Moh. Zuhri, menegaskan TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan yang sedang berjalan di desanya lahir dari proses bottom-up, dari warga untuk warga.
Disampaikan saat wawancara hari ini, 3 November, Kades Zuhri menceritakan awal mula TMMD di Jarin berawal dari keluhan warga di balai dusun.
“Awalnya rembug kecil, Pak. Warga datang ke saya, bilang rumahnya bocor, jalan rusak kalau hujan, air susah. Saya tampung semua usulan itu,” ujar Moh. Zuhri.
Usulan itu kemudian dibawa ke Musyawarah Desa (Musdes). Dari Musdes, diteruskan ke Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, hingga akhirnya diterima Kodim 0826.
“Jadi bukan program dadakan dari atas. Ini murni usulan warga Jarin. Kami yang ajukan, TNI yang bantu wujudkan,” kata Zuhri.
Tiga usulan prioritas yang disetujui menjadi sasaran TMMD: 10 unit RLH, pembangunan jalan, dan sumur bor.
Menurutnya, pola bottom-up membuat partisipasi warga sangat tinggi. Seperti di rumah Pak Dahlawi, warga tidak hanya bantu tenaga bangun fondasi, tapi juga siapkan tempat menginap dan makan untuk Satgas Yon TP 539.
“Kalau usulan dari warga sendiri, rasa memilikinya beda. Warga akan jaga hasil TMMD ini. Karena ini rumah mereka, jalan mereka, air mereka,” pungkas Moh. Zuhri.(Lusi)












