Kapolres Bondowoso Pimpin Latihan Sispam Mako untuk Antisipasi Ancaman Darurat

Bondowoso,MN Cakrawala-Suasana halaman Mako Polres Bondowoso, Selasa pagi (26/5/2026), tampak berbeda. Derap langkah personel, aba aba komando, hingga simulasi pengamanan berlangsung penuh disiplin dan kesiapsiagaan. Di tengah dinamika situasi keamanan yang terus berkembang, Polres Bondowoso menunjukkan komitmennya untuk selalu sigap menghadapi berbagai potensi ancaman melalui latihan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako).

 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, digelar mulai pukul 07.30 WIB di halaman Mako Polres Bondowoso. Seluruh personel Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polres Bondowoso turut ambil bagian dalam latihan tersebut.

 

Hadir pula Wakapolres Bondowoso KOMPOL I Gede Suartika, para Pejabat Utama (PJU), seluruh Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai Polsek yang telah tersprin dalam kegiatan tersebut.

 

Dalam arahannya, Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa kondisi keamanan yang kondusif tidak boleh membuat seluruh jajaran lengah. Menurutnya, ancaman dapat muncul sewaktu waktu dalam berbagai bentuk, mulai dari gangguan kamtibmas, aksi unjuk rasa anarkis, hingga potensi tindak terorisme yang menyasar personel maupun markas kepolisian.

 

“Polres Bondowoso tidak boleh terjebak dalam rasa aman semu. Kesiapsiagaan harus terus dijaga karena ancaman bisa datang kapan saja dan dalam bentuk apa pun,” tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo di hadapan peserta latihan.

 

Ia menjelaskan kepada awak media masbhbainnews bahwa latihan Sispam Mako menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan personel menghadapi situasi kontinjensi dan keadaan darurat secara cepat, tepat, serta sesuai prosedur operasional.

 

Kapolres juga menekankan pentingnya pemahaman tugas dan tanggung jawab setiap anggota dalam sistem pengamanan markas. Menurutnya, seluruh personel harus memahami peran masing masing agar koordinasi berjalan efektif ketika menghadapi situasi nyata.

 

“Setiap anggota harus memahami siapa berbuat apa dan bertanggung jawab kepada siapa. Dengan begitu, tindakan di lapangan dapat dilakukan secara terukur dan profesional,” ujarnya.

 

Latihan ini memiliki sejumlah manfaat strategis, di antaranya meningkatkan kemampuan teknis personel dalam pengamanan markas, memperkuat koordinasi antar fungsi kepolisian, serta menumbuhkan rasa peduli terhadap keamanan lingkungan kerja. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi kesiapan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan secara mendadak.

 

Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, latihan ini juga bertujuan membangun mental kesiapsiagaan dan budaya waspada di lingkungan Polres Bondowoso. Dengan kesiapan yang matang, Polri diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.

 

Kapolres Bondowoso menambahkan bahwa keamanan markas bukan hanya tanggung jawab petugas tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh anggota kepolisian.

 

“Ini adalah bentuk pembinaan berkelanjutan untuk mewujudkan Polri Presisi yang profesional, modern, humanis, dan dipercaya masyarakat,” tambahnya.

 

Seluruh rangkaian latihan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Keseriusan para peserta menjadi bukti bahwa Polres Bondowoso terus memperkuat kesiapan internal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

 

Dengan latihan yang rutin dan terukur, Polres Bondowoso ingin memastikan setiap personel selalu siap menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan perlindungan terbaik bagi masyarakat.(red)