Desa Jatisari Gelar Carnaval Memperingati HUT RI Ke 81 

Jember,MN Cakrawala-Mengusung semangat nasionalisme dan pelestarian budaya, agenda tahunan Karnaval Umum Desa Jatisari ini berlangsung meriah dengan daya tarik utama parade sound system raksasa alias horeg yang menggelegar.

 

Ribuan warga dari dalam dan luar Jenggawah memadati sepanjang rute yang akan di lalui peserta karnaval yang awalnya sebagai jalan tranzportasi pengguna jalan kini berubah jadi panggung latar budaya ini garis start dan finish dipusatkan langsung di luar halaman SDN Jatisari 03 menjadikannya lautan manusia yang antusias menyaksikan kreativitas tanpa batas dari warga setempat.

 

Perpaduan Adat Nusantara dan Getaran Horeg

Karnaval ini tidak hanya menjadi ajang unjuk suara bas yang menggetarkan dada, tetapi juga etalase budaya yang apik berbagai lapisan masyarakat mulai dari perangkat desa, pelajar, hingga wali murid turut ambil bagian mengenakan pakaian adat dari Sabang sampai Merauke.

 

Paling menarik di acara carnaval adalah kepala desa jatisari Drs. Haris Tursina, M.Pd dapat menghibur langsung warganya dengan membawakan tari ponorogoan begitu pula dengan kepala sekolah SDN Jatisari 03 Moh Ali Yahya, S.Pd. M.Pd dengan memakai costum leak dari pulau dewata bali berada di tengah-tengah peserta anak didiknya juga dewan guru.

 

Barisan terdepan dipimpin oleh replika simbol negara, disusul oleh regu penari tradisional, pertunjukan tari kreasi lokal, hingga teatrikal perjuangan yang dibawakan secara teatrikal oleh para peserta.

Namun, atmosfer karnaval benar-benar mencapai puncaknya saat iring-iringan truk sound system horeg mulai melintas. Musik beritme cepat dengan dentuman bas yang dahsyat berhasil membakar semangat penonton dan peserta untuk berjoget bersama di sepanjang jalan Kehadiran sound horeg ikonik ini menjadi magnet tersendiri yang membuat karnaval di Desa Jatisari selalu dinanti-nanti setiap tahunnya.

 

Pengamanan Ketat demi Kelancaran Acara

mengingat tingginya antusiasme warga dan besarnya skala parade sound horeg, pihak panitia bersama aparat keamanan melakukan penjagaan ekstra ketat, kegiatan ini dikawal langsung oleh jajaran internal dan eksternal wilayah kecamatan jenggawa begitupula dengan perguruan pencak silat PSHT Pamter selalu mejaga serta memberikan pengamanan dalam acara tedsebut.

 

Kepala Desa Jatisari beserta seluruh jajaran Perangkat Desa

Babinsa Desa Jatisari dan personel Koramil 0824/25 Jenggawah

Bhabinkamtibmas bersama anggota Polsek Jenggawah

Satpol PP Kecamatan Jenggawah serta Tim Tenaga Kesehatan PKM Jenggawah.

Berkat sinergi yang baik antara pihak keamanan, peserta, dan penonton, pergelaran akbar yang menyatukan dentuman modernitas horeg dan keindahan budaya nusantara ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses menghibur seluruh masyarakat Jatisari pada umumnya msyarakat jember.

( Suharno/India Romeo )