Bondowoso,MN Cakrawala – Upaya meningkatkan profesionalisme aparat kewilayahan terus dilakukan Kodim 0822/Bondowoso. Melalui kegiatan Latihan Teknis dan Taktis Teritorial Tahun Anggaran 2026, puluhan prajurit teritorial digembleng kemampuan pembinaan wilayah guna menghadapi dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis di Makodim 0822 Bondowoso dan wilayah Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso.kamis(21/5/2026)
Sebanyak kurang lebih 70 personel mengikuti latihan yang dipimpin Wadanlat Kapten Arm Edy Mulyono. Kegiatan diawali apel pengecekan di Makodim 0822 Bondowoso, Jalan Letnan Sutarman, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Kota Bondowoso. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0822/Bondowoso Mayor Inf Teguh Hery Wignyono, para perwira staf, pelatih, pendukung, serta peserta latihan dari jajaran aparat kewilayahan.
Dalam arahannya, Mayor Inf Teguh Hery Wignyono menekankan pentingnya kesiapan Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah. Menurutnya, latihan ini menjadi sarana meningkatkan kemampuan adaptif prajurit teritorial agar mampu menjalankan tugas pembinaan wilayah secara optimal, mulai dari komunikasi sosial, deteksi dini, hingga pencegahan potensi konflik masyarakat.
“Latihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya membentuk aparat kewilayahan yang profesional, responsif, dan humanis. Babinsa harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat,” tegas Kasdim saat memberikan arahan kepada peserta latihan.
Usai apel, seluruh personel bergerak menuju Koramil Pujer sebagai lokasi latihan lapangan. Setibanya di lokasi, peserta kembali menerima pengarahan dari Wadanlat Kapten Arm Edy Mulyono sebelum memasuki materi inti latihan. Dalam penekanannya, ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan disiplin serta mengutamakan faktor keamanan personel dan materiil selama kegiatan berlangsung.
Adapun materi latihan yang diberikan meliputi Puldata Teritorial, pengisian tabulasi data teritorial, rencana kegiatan pembinaan teritorial (Rengiat Binter), hingga penyusunan laporan kegiatan pembinaan teritorial (Lapgiat Binter). Selain itu, peserta juga dibekali materi ketahanan pangan dan kemampuan analisa data kewilayahan guna mendukung tugas aparat teritorial di lapangan.
Kegiatan latihan berlangsung hingga pukul 14.45 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Program ini menjadi bagian penting pembinaan satuan TNI AD untuk menjaga kesiapsiagaan aparat kewilayahan menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Kasdim 0822/Bondowoso Mayor Inf Teguh Hery Wignyono mengatakan bahwa latihan teritorial menjadi kebutuhan penting bagi aparat kewilayahan agar mampu mengikuti perkembangan situasi di daerah binaan.
“Babinsa harus selalu siap menghadapi berbagai persoalan sosial di masyarakat. Melalui latihan ini, kami ingin membentuk aparat teritorial yang profesional, adaptif, dan mampu hadir sebagai solusi bagi rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Wadanlat Kapten Arm Edy Mulyono menambahkan bahwa kemampuan pembinaan teritorial harus terus diasah agar prajurit memiliki kesiapan maksimal dalam mendukung tugas pokok TNI AD.
“Latihan ini menjadi bekal penting bagi seluruh personel agar memahami tugas pembinaan wilayah secara tepat dan terukur. Dengan kemampuan yang baik, aparat kewilayahan akan semakin optimal menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah,” pungkasnya.(red)












