Pekanbaru,MN Cakrawala – Di tengah ramainya aktivitas masyarakat di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau memilih turun langsung ke ruang publik—bukan untuk penindakan, melainkan membangun kesadaran.
Lewat Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas yang dikolaborasikan dengan program Green Policing, Minggu (19/04/2026), pesan yang disampaikan tegas: tertib di jalan dan peduli lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bersama.
Kegiatan yang dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, berlangsung dalam suasana santai namun sarat makna. Pendekatan yang digunakan pun berbeda—mengedepankan dialog, edukasi, dan interaksi langsung dengan masyarakat.
Anak-anak hingga remaja menjadi sasaran utama. Melalui kuis interaktif, pesan keselamatan disisipkan secara ringan namun membekas. Hadiah seperti helm hingga bibit pohon bukan sekadar simbol, tetapi bentuk ajakan nyata untuk berubah.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan, bukan karena takut ditilang. Begitu juga dengan lingkungan, harus dijaga bersama,” tegas AKBP Dasril.
Respons publik pun positif. Kehadiran polisi di ruang santai seperti CFD dinilai mampu mencairkan jarak, sekaligus memperkuat pesan yang disampaikan.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus menjadi strategi utama.
“Penegakan hukum tetap penting, tapi membangun kesadaran jauh lebih berdampak. Kami ingin masyarakat tertib karena paham, bukan karena terpaksa,” ujarnya.
Ia memastikan, kegiatan serupa akan terus digencarkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan, seiring dengan dorongan menjaga lingkungan yang lebih hijau.
Di akhir kegiatan, pembagian bibit pohon menjadi simbol sederhana namun kuat—bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil.(Ef)












