GUSTI ANGGARA: TINGGAL DI RUMAH BEKAS PUSKESMAS TANPA ATAP,KEHADIRAN  PEMERINTAH SANGAT DIBUTUHKAN UNTUK KEADILAN

MNCAKRAWALA -OGAN ILIR – Rantau panjang,Gusti anggara Tinggal Di Desa Sejangko 1, Kecamatan Rantau Panjang, kabupaten Ogan Ilir-Sumsel.minggu (01/03/2026)

 

“seorang ayah bernama Gusti Anggara bersama istri dan anaknya bertahan hidup di bekas puskesmas yang tak layak huni – atap rapuh menganga, dinding renta siap roboh. Di tengah kesusahan itu, ia membesarkan harapan, namun rasa kehadiran negara seolah hilang tanpa jejak.

 

Sejak era Presiden Jokowi hingga kini pemerintahan Prabowo Subianto, Gusti mengaku tak pernah menerima sebarang bantuan: tidak BLT, tidak PKH, tidak bantuan ibu hamil, maupun bansos lainnya. Padahal sebagai satu-satunya tulang punggung keluarga, ia hanya bisa bekerja serabutan untuk menyambung hidup.

 

“Saya sudah datang ke desa, ke kecamatan, bawa bukti kondisi rumah. Jawabannya selalu sama: nanti diproses. Tapi sampai sekarang, tidak ada kabar,” ujarnya dengan suara lirih yang menusuk hati.

 

Ironisnya, menurut Gusti, ada warga yang ekonomi lebih layak justru tercatat sebagai penerima bantuan. Sementara dirinya yang tinggal di bangunan nyaris ambruk tak pernah masuk dalam data. Ia pun mengajukan pertanyaan mendesak: apakah ini kelalaian, atau sengaja dibiarkan? Padahal konstitusi sudah jelas mengatur.

 

UUD 1945 Pasal 34 ayat (1) menyatakan bahwa fakir miskin dipelihara oleh negara.

UU Nomor 13 Tahun 2011 mewajibkan pendataan fakir miskin secara terpadu dan akurat.

 

Lalu di mana implementasinya?

 

Gusti tidak meminta belas kasihan. Ia hanya menuntut keadilan yang seharusnya diterimanya. Ia mengajak Bupati dan DPRD Ogan Ilir untuk turun langsung melihat realita di lapangan, bukan hanya membaca laporan di atas meja.

 

Kisah Gusti adalah alarm yang membangunkan nurani para pejabat. Jika warga yang tinggal di tempat tanpa atap saja tak terdata, maka jelas ada cacat dalam sistem yang harus segera diperbaiki.

 

Pertanyaannya sederhana namun menusuk:

Negara hadir untuk siapa sebenarnya?

 

 

(tim,ppwi,oi)