Titip Motor di Kantor Polisi Dinilai Bisa Tekan Risiko Kecelakaan Mudik

Jakarta,MN Cakrawala– Akademisi transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, menilai kebijakan penitipan sepeda motor gratis di kantor polisi selama musim mudik Lebaran merupakan langkah diskresi yang berpotensi meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat.

 

Menurutnya, dominasi sepeda motor dalam angka kecelakaan mudik masih sangat tinggi. Berdasarkan data periode 2022–2025, keterlibatan sepeda motor mencapai sekitar 75,9 persen atau 179.566 kejadian, jauh melampaui kendaraan lain seperti minibus yang berada di kisaran 9,7 persen.

 

Karena itu, layanan penitipan kendaraan di kantor polisi dinilai dapat menjadi solusi untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus mencegah pencurian kendaraan di rumah yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik.

 

“Dengan menitipkan kendaraan di kantor polisi yang dianggap sebagai zona aman, masyarakat dapat mudik dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap keamanan kendaraan maupun rumah yang ditinggalkan,” ujarnya.

 

Djoko menjelaskan, program tersebut juga dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum yang secara statistik lebih aman dibandingkan menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.

 

Di sejumlah daerah, antusiasme masyarakat terhadap layanan penitipan kendaraan cukup tinggi karena selain memberikan jaminan keamanan, layanan ini juga tidak dipungut biaya sehingga lebih ekonomis dibandingkan jasa penitipan komersial.

 

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa efektivitas kebijakan ini tetap bergantung pada penguatan ekosistem transportasi umum. Tanpa dukungan akses transportasi yang mudah dan harga tiket yang terjangkau, masyarakat masih akan memilih menggunakan sepeda motor karena dianggap lebih praktis dan hemat biaya.

 

Menurutnya, integrasi layanan antara kepolisian dan penyedia transportasi umum dapat menjadi langkah strategis. Misalnya, pemudik yang sudah memiliki tiket angkutan umum dapat memperoleh prioritas untuk menitipkan kendaraan di kantor polisi terdekat.

 

“Menitipkan motor mungkin terlihat sebagai langkah kecil, tetapi dampaknya besar bagi keselamatan. Tujuan mudik bukan hanya sampai di kampung halaman, tetapi pulang dengan selamat,” kata Djoko.(EF)