Keluarga Bani Makenun dari Desa Barengkrajan Kecamatan Krian Menjaga Ukhuwah dengan Membaca Alquran

Sidoarjo, MN Cakrawala – Membaca Al-Qur’an adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sebagai kitab suci umat Islam, Al-Qur’an mengandung petunjuk hidup yang akan membawa kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafa’at bagi pembacanya.” (HR. Muslim). Dengan membaca Al-Qur’an setiap hari, kita tidak hanya mendapatkan pahala yang berlimpah, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas iman.

 

Namun, seringkali kita dihadapkan pada berbagai hambatan yang membuat kita sulit untuk istiqomah membaca Al-Qur’an setiap hari. Baik itu kesibukan sehari-hari, rasa malas, atau kurangnya disiplin dalam menjalankan amalan ini.

 

Titik Nurhidayati Binti Iskak generasi kedua putri dari putra pertama H. Maknun yang berprofesi kepala sekolah YPI Babussalam Barengkrajan Kecamatan Krian memilih tetap menjaga persaudaraan tetap hangat dan rukun dengan tips istiqomah membaca Al-Qur’an.

 

Sosok H. Makenun adalah sosok yang menjadi panutan dan tauladan bagi anak dan cucunya. Tidak ingin hanya sampai cucunya Titik binti Iskak menjaga Sanadnya dengan membuat grup wa Bani Makenun dengan tujuan bisa saling bersilaturahmi satu sama lain agar tetap terjaga kerukunan juga keguyuban. Disitu dianjurkan tiap satu Minggu sekali membagikan setoran satu jus bagi semua keturunan H.Makenun.

 

“Salah satu kunci untuk istiqomah dalam membaca Al-Qur’an adalah dengan menjadikannya sebagai rutinitas harian. Seperti halnya kita menyusun jadwal untuk pekerjaan atau kegiatan lainnya, kita juga perlu membuat jadwal khusus untuk membaca Al-Qur’an setiap hari. Tentukan waktu yang tepat dan konsisten untuk membaca Al-Qur’an, baik itu di pagi hari setelah sholat Subuh, di waktu luang saat istirahat siang, atau sebelum tidur. Kita bisa menargetkan untuk membaca satu juz langsung, atau cukup beberapa halaman, tergantung dengan kemampuan kita. Yang terpenting adalah konsistensi dan menjaga waktu untuk membaca Al-Qur’an setiap hari. Dengan rutinitas yang teratur, membaca Al-Qur’an akan menjadi kebiasaan yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita”, Terangnya.

 

Hal tersebut tidak dibantah satupun dari saudara-saudaranya, dengan senang hati mereka melakukan rutinitas tersebut dan merasa malu jika tertinggal dari yang lain.

“Ubaid sepupu dari Titik yang kebetulan berprofesi jurnalis mengabadikan tips tersebut didalam artikel dan tulisan, dengan tujuan membagikan rasa yang dia alami dan hangatnya menjaga kluarga dalam tuntunan Islam. Soal penilaian dan tolak ukur, cibiran atau tauladan itu pembaca yang menilai” tutupnya.(Ubaid)