FBI Apresiasi Polri Ungkap Jaringan Phishing Internasional di Kupang, Kerugian Capai Rp.350 Miliar

Jakarta,MN Cakrawala-Keberhasilan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam membongkar jaringan phishing internasional yang beroperasi dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat apresiasi dari Federal Bureau of Investigation (FBI). Jaringan kejahatan siber ini diketahui telah merugikan korban hingga USD 20 juta atau setara sekitar Rp350 miliar.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama intensif antara Federal Bureau of Investigation dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dalam kolaborasi tersebut, FBI berperan melacak jejak digital dan aliran dana lintas negara, sementara Polri melakukan operasi penindakan di lapangan hingga berhasil mengamankan para pelaku.

Atase Penegakan Hukum FBI untuk Indonesia dan Timor Leste, Robert F Lafferty, menyebut bahwa pengungkapan ini bukan sekadar menangani gangguan teknis biasa, melainkan berhasil membongkar keseluruhan sistem kejahatan yang terorganisir.

“FBI memantau jejak digital dan aliran keuangan, sementara Polri melakukan operasi lapangan yang krusial untuk mengungkap pelaku dan mengamankan bukti. Ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan pembongkaran total terhadap sebuah perusahaan kriminal,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan dua tersangka yang memiliki peran penting dalam jaringan. Keduanya diketahui bertugas sebagai pembuat alat phishing serta pengelola hasil kejahatan melalui aset kripto.

Berdasarkan hasil penyelidikan, jaringan ini telah beroperasi secara global dan menjerat lebih dari 17 ribu korban sepanjang periode 2023 hingga 2024. Modus yang digunakan melibatkan teknik phishing untuk mencuri data pribadi korban, yang kemudian dimanfaatkan untuk mengakses dan menguras aset keuangan mereka.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas berbagai bentuk kejahatan siber yang merugikan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini sejalan dengan upaya menjaga keamanan digital nasional serta memperkuat kepercayaan internasional terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Melalui sinergi dengan lembaga penegak hukum internasional seperti FBI, Polri berharap dapat semakin efektif dalam mengungkap jaringan kejahatan lintas negara yang kian kompleks dan terorganisir.(Syp)