Usai Operasi 145 Rakit: PETI Diduga Masih Berjalan di Cerenti, Kapolsek Bungkam

Kuansing,MN Cakrawala– Belum genap sepekan pasca operasi gabungan yang disebut-sebut menertibkan sekitar 145 rakit Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, laporan baru dari masyarakat kembali memantik tanda tanya besar.

 

Warga mengaku masih mendapati adanya aktivitas PETI yang diduga tetap beroperasi di sejumlah titik aliran Sungai Kuantan, khususnya di Desa Pulau Jambu dan Desa Pulau Bayur. Laporan tersebut bahkan disertai foto yang diklaim memperlihatkan aktivitas dompeng masih berlangsung pasca penertiban besar-besaran aparat gabungan.

 

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius di tengah publik: apakah operasi yang melibatkan ratusan personel gabungan benar-benar berdampak signifikan di lapangan, atau hanya bersifat sementara?

 

Sejumlah warga yang dihubungi secara terpisah mengaku tidak melihat perubahan berarti setelah operasi tersebut dilakukan. Mereka bahkan menyebut aktivitas mesin dompeng masih terdengar di sepanjang aliran sungai.

 

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi kepada Kapolsek Cerenti Iptu Peri Padli, S.H. hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan tanggapan.

 

Pesan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp belum dibalas, meski redaksi telah memberikan ruang untuk klarifikasi terkait laporan masyarakat tersebut, termasuk tindak lanjut pengawasan pasca operasi penertiban.

 

Diamnya pihak kepolisian sektor setempat atas konfirmasi ini semakin menambah sorotan publik terhadap efektivitas penanganan PETI di wilayah Cerenti, yang selama ini disebut menjadi salah satu titik rawan aktivitas penambangan ilegal di aliran Sungai Kuantan.

 

Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi masih membuka ruang hak jawab bagi pihak Polsek Cerenti untuk memberikan klarifikasi resmi demi menjaga keberimbangan informasi kepada publik.(EF)