Bondowoso,MN Cakrawala– Selasa 9 Juni 2026, Semangat memperkuat ketahanan pangan nasional terus digaungkan melalui kegiatan Aplikasi Teritorial Blok Hanpangan yang diselenggarakan di Kelurahan Tenggarang Timur Sungai, RT 022 RW 008, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 8 hingga 12 Juni 2026, ini diikuti oleh 50 orang pelaku Hanpangan dan didukung oleh 20 orang penyelenggara. Pelaksanaan kegiatan dimulai setiap hari pukul 07.00 hingga 14.30 WIB.
Sebagai koordinator materi, Kapten Arm Supandi bersama Kapten Arh Nanang Wijayanto memberikan pembekalan dan pendampingan kepada peserta. Sementara itu, Danposramil turut hadir sebagai pemateri yang menyampaikan berbagai materi terkait penguatan ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya pertanian, serta peran masyarakat dalam mendukung swasembada pangan.
Dalam kegiatan Aplikasi Teritorial Blok Han Pangan ini, peserta mendapatkan materi secara teori maupun praktik lapangan yang meliputi:
1.Pengolahan Lahan, sebagai tahapan awal untuk mempersiapkan media tanam yang baik dan produktif.
2.Penanaman, meliputi teknik penanaman yang tepat guna meningkatkan pertumbuhan tanaman.
3.Pemupukan, sebagai upaya memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman agar tumbuh optimal.
4.Pemeliharaan, mencakup perawatan tanaman secara berkelanjutan untuk menjaga produktivitas.
5.Pengendalian Hama, guna mencegah dan mengatasi gangguan organisme pengganggu tanaman secara efektif.
6.Pemanenan, meliputi teknik panen yang benar untuk menjaga kualitas dan hasil produksi pertanian.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan para pelaku Hanpangan dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pangan. Melalui metode teori dan praktik lapangan, peserta dibekali wawasan yang dapat diterapkan secara langsung di lingkungan masing-masing.
Kapten Arm Supandi menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas dan kemandirian bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan masyarakat perlu terus diperkuat melalui kegiatan yang produktif dan berkelanjutan.
“Melalui Aplikasi Hanpangan ini, diharapkan lahir pelaku-pelaku pangan yang mampu menjadi motor penggerak di wilayahnya, sehingga ketahanan pangan dapat terwujud mulai dari tingkat desa hingga nasional,” ujarnya.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh ketahanan negara.(red)












