JEKUTI Layak Miliki Trans Jateng, MTI Jateng: Jangan Tunggu Transportasi Publik Lumpuh Total

Semarang,MN Cakrawala – Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Jawa Tengah, Anastasia Yulianti, menegaskan kawasan aglomerasi Jepara–Kudus–Pati (Jekuti) sudah saatnya memperoleh layanan angkutan massal Trans Jateng. Menurutnya, besarnya kontribusi ekonomi kawasan tersebut harus diimbangi dengan sistem transportasi publik yang modern, aman, nyaman, dan terintegrasi.

 

Anastasia menjelaskan, Kabupaten Kudus, Jepara, dan Pati merupakan tiga daerah dengan aktivitas industri, perdagangan, jasa, serta logistik yang sangat tinggi. Kudus bahkan menjadi pusat pergerakan utama masyarakat dari Jepara maupun Pati karena menjadi sentra industri, perdagangan, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

 

Namun di sisi lain, kondisi angkutan umum di kawasan Jekuti justru terus mengalami penurunan. Berkurangnya jumlah armada, kondisi kendaraan yang semakin menua, hingga jadwal operasional yang tidak menentu membuat masyarakat beralih menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.

 

“Dampaknya tidak hanya menurunkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum, tetapi juga meningkatkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, khususnya koridor Mayong–Kalinyamatan hingga jalur Pantura Timur,” ujarnya.

 

Ia menilai kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa reformasi transportasi publik tidak bisa lagi ditunda. Kehadiran layanan Trans Jateng dinilai mampu menjadi solusi untuk menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Jepara, Kudus, dan Pati sekaligus menjadi alternatif transportasi bagi para pekerja komuter lintas kabupaten.

 

Menurut Anastasia, layanan angkutan aglomerasi juga akan mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi massal sehingga dapat mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta memperlancar distribusi logistik menuju kawasan industri.

 

“Jekuti memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Karena itu, sistem transportasinya juga harus naik kelas. Realisasi koridor Trans Jateng menjadi langkah strategis untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekonomi kawasan,” tegasnya.

 

MTI Jawa Tengah berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat segera merealisasikan pengembangan koridor Trans Jateng di kawasan Jepara–Kudus–Pati sebagai bagian dari pembangunan transportasi publik yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Ef)