Banyuwangi-MNCakrawala.com, Bulan Juni 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi para pecinta sholawat. Majlis Mahabbatun Nabi resmi merilis jadwal kegiatan yang akan digelar sepanjang bulan, dengan rangkaian safari dakwah dan sholawat di berbagai wilayah BanyuwangiBanyuwangi
Sebanyak 11 agenda telah disiapkan, mulai dari rutinan malam Kamis, menghadiri undangan masyarakat, hingga tampil dalam kegiatan besar yang melibatkan ribuan jamaah. Kehadiran Mahabbatun Nabi di berbagai daerah diharapkan menjadi media pemersatu umat sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW
Kegiatan akan diawali pada Rabu, 3 Juni 2026, melalui agenda rutin Malam Kamis yang selama ini menjadi salah satu kegiatan utama majelis. Selanjutnya, Mahabbatun Nabi akan mengisi sejumlah kegiatan masyarakat, di antaranya Akad Nikah Personel Mahabbatun Nabi (Mas Yoga) pada 7 Juni 2026, serta IWB Bersholawat di Lapangan Kedayunan pada 19 Juni 2026
Tak hanya itu, safari sholawat juga akan menyambangi berbagai wilayah seperti Krikilan Glenmore, Wonosobo Srono, Parijatah Wetan, hingga Tugung Sempu. Setiap kegiatan diproyeksikan menjadi ajang silaturahmi sekaligus syiar Islam yang menyejukkan di tengah masyarakat
Koordinator Majlis Mahabbatun Nabi, Heru, menyampaikan bahwa majelis terus berkomitmen menghadirkan dakwah yang penuh kasih sayang dan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakatmasyarakat
“Sholawat adalah jalan pemersatu. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama memperkuat ukhuwah, meneladani akhlak Rasulullah SAW, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan sholawat terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya undangan yang diterima majelis dari berbagai daerahdaerah
Puncak agenda pada bulan Juni akan berlangsung pada 28 Juni 2026, saat Mahabbatun Nabi dijadwalkan hadir dalam rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Lugjag. Kehadiran majelis dalam kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antara ulama, masyarakat, dan aparat keamanan dalam menjaga persatuan serta kerukunan bangsa
Dengan padatnya agenda yang telah tersusun, Mahabbatun Nabi optimistis dapat terus menjadi bagian dari gerakan dakwah yang menyejukkan dan membawa manfaat bagi masyarakat luasluas
Masyarakat pun diundang untuk turut hadir dan meramaikan setiap kegiatan yang digelar. Sebab, selain menjadi sarana memperbanyak sholawat, setiap majelis juga menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat
“Mari bersama-sama meramaikan majelis sholawat, memperbanyak dzikir, dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Semoga setiap langkah yang kita tempuh menjadi keberkahan bagi umat,” pungkas Heru
(tim)












