JEMBER-MN Cakrawala-Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, sukses digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026. Forum tertinggi tingkat kecamatan yang bertempat di kediaman Bapak Sahrawi, Botosari, Dukuhmencek ini berjalan kondusif dan berhasil menetapkan M. Rafi Cahyadi sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Sukorambi yang baru secara aklamasi. Langkah konsolidasi ini diharapkan mampu memperkuat mesin partai di tingkat akar rumput pasca-tahapan Pra-Muscam yang telah matang.
Menanggapi hasil mufakat tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Jember, H. Karimullah Dahrujiadi, SP, mengapresiasi kedewasaan politik para kader dalam proses dinamis organisasi ini. Pria yang akrab disapa Ji Karim ini langsung bergerak cepat dengan memberikan instruksi tegas serta target politik yang jelas bagi kepengurusan baru.
“Ada sebuah proses setelah Muscam. Hari ini berjalan dan ketua terpilih, Mas Rafi Cahyadi, terpilih secara aklamasi. Tentu tugas yang harus segera diselesaikan bersama tim formatur adalah membentuk pengurus. Kita beri waktu satu minggu,” ujar Ji Karim.
Lebih lanjut, Ji Karim menjelaskan bahwa target pemenangan di tingkat Sukorambi ini harus berkesinambungan dengan garis instruksi partai. Mengingat saat ini Golkar baru mengamankan satu keterwakilan di Dapil 2, peningkatan raihan kursi menjadi fokus utama yang sejalan dengan hasil keputusan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar Jember.
“Secara hierarki, keputusan Rakernas di pusat, Rakerda di provinsi, dan Rakerda di kabupaten sampai ke bawah, insyaallah ada yang menjadi program-program prioritas partai. Kalau Dapil 2 mau dibuktikan menjadi dua kursi, itu sesuatu yang fenomenal di bawah kepemimpinan Rafi Cahyadi,” pungkas H. Karimullah.
Merespons mandat dan tantangan besar dari ketua DPD tersebut, Ketua PK Golkar Sukorambi terpilih, M. Rafi Cahyadi, menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja keras. Langkah pertama yang akan diambilnya adalah merapatkan barisan tim formatur guna menyusun komposisi kepengurusan yang inklusif dan akomodatif dalam tenggat waktu yang telah diberikan.
“Untuk pengurus, kita masih mau rapatkan dulu dalam seminggu ini.
Untuk persentase keterwakilan perempuan, tadi disepakati sebesar 30 persen. Sedangkan untuk pengurus yang lama, nanti tetap ada yang dimasukkan kembali,” ungkap Rafi mengenai rencana strategis internalnya.
Setelah struktur organisasi rampung dibenahi, Rafi optimis bahwa soliditas kepengurusan yang baru akan menjadi modal utama untuk menggerakkan roda partai secara masif.
Dirinya pun menjawab tantangan dari kabupaten dengan komitmen penuh untuk melipatgandakan perolehan kursi legislatif bagi Golkar di wilayah Sukorambi pada kontestasi politik mendatang.

“Saya pastikan, insyaallah ke depan akan lebih baik lagi. Targetnya insyaallah dua kursi,” tegas Rafi dengan nada penuh optimisme. (Suharno)












