Cegah Wabah DBD, UPT Puskesmas Tambang Rambang Laksanakan Fogging Menyeluruh di Desa Sukananti

RAMBANG KUANG, OGAN ILIR-MNCakrawala,Upaya nyata melindungi masyarakat dari ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan. UPT Puskesmas Tambang Rambang kec-rambang Ogan Ilir,pada Senin, 08 September 2026, secara resmi melaksanakan kegiatan pengasapan atau fogging menyeluruh di wilayah Desa Sukananti, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Langkah ini diambil sebagai respons cepat sekaligus tindakan pencegahan menyusul adanya laporan kasus DBD di wilayah tersebut,Rabu,10/09/ 2026.,

 

Tim medis dan petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Tambang Rambang bersinergi dengan jajaran aparat desa serta para kader kesehatan setempat dalam menyisir seluruh area permukiman. Fokus utama penyasapan ditujukan pada titik-titik rawan yang berpotensi menjadi sarang dan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, meliputi saluran air, pekarangan rumah, serta tempat-tempat penampungan air yang tidak tertutup rapat.

 

Selain melaksanakan operasi pengasapan, petugas juga turut menyampaikan edukasi kesehatan secara langsung kepada warga. Masyarakat diajak untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan konsisten menerapkan gerakan 3M Plus — yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat penampungan air — serta mengenali gejala awal DBD agar penanganan medis dapat dilakukan secepat mungkin.

 

Kegiatan ini disambut antusiasme luar biasa oleh warga Desa Sukananti. Banyak warga yang secara sukarela turut membantu, membuka akses masuk ke rumah masing-masing, dan ikut berpartisipasi aktif membersihkan lingkungan dari potensi sarang nyamuk.

 

 

Pimpinan UPT Puskesmas Tambang Rambang, Lince Sripurwani, SKM., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar respons sesaat, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan pihaknya dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat.

 

“Kegiatan fogging ini kami laksanakan sebagai langkah cepat memutus rantai penularan Demam Berdarah Dengue di wilayah Desa Sukananti dan sekitarnya. Namun, pengasapan saja tidak akan maksimal tanpa dukungan kesadaran warga. Oleh karena itu, kami juga tekankan agar masyarakat secara rutin menerapkan 3M Plus di rumah masing-masing, karena pencegahan paling efektif dimulai dari lingkungan rumah sendiri,” ujar Lince Sripurwani.

 

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap melakukan tindakan lanjutan apabila diperlukan. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif warga serta kerja sama aparat desa dan para kader kesehatan yang telah memperlancar pelaksanaan kegiatan ini.

 

“Kami berharap sinergi antara puskesmas, pemerintah desa, dan seluruh lapisan masyarakat terus terjaga dengan baik. Dengan kerja sama yang erat, kami yakin angka kasus DBD dapat ditekan hingga serendah mungkin dan tercipta lingkungan yang sehat, bersih, dan aman bagi seluruh warga,” ungkapnya tegas.

 

Lince Sripurwani juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan gejala awal DBD seperti demam mendadak, nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, serta muncul bintik merah pada kulit. Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas Tambang Rambang atau fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

 

“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan kita, mulai dari hal-hal kecil di sekitar kita. Lingkungan yang bersih adalah benteng terbaik kita dalam melawan berbagai penyakit,” tutupnya dengan harapan.

pewarta: Najamudin