Ogan Ilir, MNCakrawala – SMA Negeri 1 Payaraman, Kec-Payaraman,Kabupaten Ogan Ilir, Pro-Sumsel,”resmi melaksanakan serangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Acara pembukaan dilaksanakan pada Senin (13/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari hingga 17 Juli 2026 ini diikuti oleh 214 siswa baru Kelas X, dengan semangat menciptakan suasana yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.”Rabu,15,juli,2026.
Dalam sambutan pembukaan yang penuh semangat, Kepala SMAN 1 Payaraman, Sugiyarto, S.Pd., M.Si., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa baru yang telah dipercaya memilih sekolah ini sebagai tempat menimba ilmu selanjutnya. Ia menegaskan dengan tegas kepada seluruh siswa, guru, pembimbing, dan panitia bahwa pihak sekolah melarang keras segala bentuk tindakan kekerasan, perundungan, ejekan, maupun pemberatan tugas yang tidak mendidik selama rangkaian kegiatan berlangsung.”ujarnya,🙏🙏
“Anak-anakku sekalian,Kegiatan (MPLS),SMA N 1 payaraman ini murni kami siapkan untuk membantu kalian beradaptasi, mengenal lingkungan baru, serta membangun persaudaraan yang indah di SMAN 1 Payaraman. Sekolah ini adalah rumah kedua kalian, di mana kalian berhak merasa aman, dihargai, dan bahagia saat belajar,” ungkap ,Kepala Sekolah dgn nada hangat namun tegas..
Berbagai materi penting telah disiapkan secara matang dan disampaikan oleh tim pengajar serta narasumber berkompeten sesuai bidangnya masing-masing:
– Pengenalan visi, misi, serta tujuan sekolah sebagai wujud penerapan Kiasan Ramah Satuan Pendidikan disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah Sugiyarto, S.Pd., M.Si., M.Pd.
– Pengenalan budaya dan tata nilai satuan pendidikan dibawakan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Julian Adha, S.Pd.
– Materi terkait kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Akhmad Basori, S.Pd., M.Pd.
– Materi penumbuhan perilaku damai serta pembentukan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan dibawakan oleh Bendahara Sekolah, Herisa Aji Hikawawati, S.Pd., M.Pd.
– Pengenalan fasilitas penunjang pendidikan dan kondisi lingkungan sekolah disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana, Nugroho Wisnu Pratomo, S.Pd.
Selanjutnya, materi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat disampaikan oleh guru Rismawati, S.Pd.I. Sementara itu, pengenalan beragam unit ekstrakurikuler serta wadah unjuk bakat dan minat siswa baru dibawakan oleh guru Swarno, S.Pd.
Dalam sesi penguatan karakter:
– Materi keadaban digital dan etika bermedia sosial disampaikan oleh guru Waslini, S.Pd.
– Pemahaman mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan sekolah dibawakan oleh guru Hendra Sapta G, S.Pd., M.Pd.
– Penjelasan mengenai profil lulusan, tata cara asesmen MPLS, serta pembinaan literasi membaca dan numerasi disampaikan oleh guru Dwi Yanuarini, S.Pd., M.Pd.
Materi pencegahan penyimpangan isu sosial disampaikan secara kolaboratif lintas instansi terkait:
– Bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) dijelaskan oleh perwakilan BNN Kabupaten Ogan Ilir, Hendra, S.Sos., M.M.
– Materi bahaya pergaulan bebas disampaikan oleh perwakilan KUA Kecamatan Payaraman, Dini Indriani, S.Pd.
– Nilai-nilai hidup bermasyarakat dan saling menghormati disampaikan oleh Marilina, S.Ag.
– Pentingnya pola hidup bersih dan sehat dibawakan oleh Kepala Puskesmas Payaraman, Abdul Jalili, SKM.
– Bahaya judi online dan dampaknya bagi generasi muda disampaikan oleh Serma Tri Kurniawan Syah Putra dari Babinsa Tanjung Batu.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Julian Adha, S.Pd., menambahkan seluruh susunan kegiatan telah disusun dan disesuaikan sepenuhnya dengan ketentuan Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025.
“Kami ingin siswa baru merasa diterima dengan baik, berani berinteraksi, dan siap menempuh pendidikan di SMAN 1 Payaraman dengan penuh semangat,” jelasnya.
Salah satu siswa baru mengaku sangat senang dengan suasana kegiatan yang terasa akrab dan menyenangkan. “Awalnya saya sempat cemas, tapi ternyata teman-teman dan kakak pembimbing sangat baik. Saya jadi lebih paham aturan dan apa yang akan saya pelajari nanti,” ungkapnya.

Diharapkan melalui pelaksanaan MPLS ini, siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membangun persaudaraan yang erat, serta menumbuhkan rasa memiliki yang tinggi terhadap sekolah dan lingkungannya.
pewarta : Najamudin












