Pekanbaru,MN Cakrawala – Pelantikan puluhan kepala sekolah di Provinsi Riau mendadak tak sekadar menjadi seremoni pergantian jabatan. Di hadapan 77 kepala SMA, SMK, dan SLB negeri yang baru dilantik, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, melontarkan pesan yang menyita perhatian: jangan bekerja santai, tingkatkan kinerja, dan jangan sampai tersandung persoalan hukum.
Kegiatan pelantikan yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (26/05/2026), disebut sebagai bagian dari proses pembinaan organisasi yang rutin dilakukan Pemerintah Provinsi Riau. Selain menyesuaikan kebutuhan organisasi, pelantikan ini juga bertujuan meningkatkan kinerja, pemerataan kepemimpinan pendidikan, sekaligus mengisi kekosongan jabatan di sejumlah satuan pendidikan.
Namun suasana pelantikan berubah tegas saat SF Hariyanto mengingatkan para kepala sekolah agar tidak bekerja biasa-biasa saja.
“Alhamdulillah, kita sudah melakukan pelantikan hari ini. Saya berharap setelah dilantik, kinerja Saudara jangan biasa-biasa saja. Harus luar biasa, saya tidak mau lagi ada pejabat yang santai-santai,” tegasnya.
Pesan itu menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan profesionalitas.
Tak berhenti pada soal peningkatan kinerja, SF Hariyanto juga menyisipkan peringatan bernada keras terkait integritas jabatan. Ia meminta seluruh kepala sekolah menjaga amanah serta nama baik keluarga.
“Selamat atas pelantikan ini. Pesan saya tetap sama, jaga amanah dan jaga nama baik keluarga, jagalah itu baik-baik. Malu kalau sampai harus memakai rompi oren,” ujarnya.
Pernyataan “rompi oren” sontak menjadi perhatian karena dinilai sebagai simbol peringatan agar para pejabat pendidikan menjauhi penyimpangan yang dapat berujung persoalan hukum. Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap tata kelola pendidikan yang bersih dan akuntabel, kepala sekolah kini tidak hanya dituntut mencetak generasi unggul, tetapi juga menjaga integritas dalam kepemimpinan serta pengelolaan sekolah.
SF Hariyanto juga menegaskan dirinya tidak akan mencampuri hak maupun kewenangan para pejabat selama mereka mampu menjalankan tugas kepemimpinan dengan baik. Namun, ia menuntut kesungguhan bekerja serta loyalitas terhadap amanah jabatan.
“Selagi kalian bisa memimpin, saya tidak pernah meminta atau mengganggu hak kalian. Tolong bekerjalah dengan ikhlas dan penuh amanah,” terangnya.
Adapun sebanyak 77 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau resmi dilantik, dengan rincian sebagai berikut:
SMA Negeri (52 Orang)
1. Agus Rizal – Kepala SMA Negeri 1 Sungai Apit
2. Siti Rosmawa – Kepala SMA Negeri 2 Sungai Apit
3. Dini Safitri – Kepala SMA Negeri 2 Dayun
4. Lindayani – Kepala SMA Negeri 2 Kandis
5. Muharani Amzar – Kepala SMA Negeri 1 Kerinci Kanan
6. Nyoman Hadianto – Kepala SMA Negeri 2 Rangsang
7. Asari – Kepala SMA Negeri 2 Tasik Putri Puyuh
8. Rosida – Kepala SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Barat
9. Helmina – Kepala SMA Negeri 1 Langgam
10. Muhammad Riyanto – Kepala SMA Negeri 2 Kuala Kampar
11. Nur Aini – Kepala SMA Negeri 1 Kerumutan
12. Aulia Fahmi – Kepala SMA Negeri 8 Dumai
13. Restu Ibrahim – Kepala SMA Negeri 1 Rupat Utara
14. Alvian Lubis – Kepala SMA Negeri 2 Mandau
15. Aisyah – Kepala SMA Negeri 3 Rupat
16. Dondian Putra – Kepala SMA Negeri 1 Mandau
17. Nurma Yuni Sembiring – Kepala SMA Negeri 1 Pujud
18. Eliani – Kepala SMA Negeri 1 Kubu
19. Rina Anggriani – Kepala SMA Negeri 1 Batu Hampar
20. Rosida – Kepala SMA Negeri 3 Rimba Melintang
21. Lestari Indrayani – Kepala SMA Negeri 3 Kubu
22. Irwansyah Putra – Kepala SMA Negeri 3 Bagan Sinembah
23. Suskam Yadi – Kepala SMAN 3 Pekanbaru
24. Beni Rio Renaldi – Kepala SMA 8 Pekanbaru
25. Yetri Azizah – Kepala SMA Negeri 13 Pekanbaru
26. Sarvina Yunus – Kepala SMA Negeri 1 Pekanbaru
27. Rusmini – Kepala SMA Negeri 1 Kampar Kiri Hilir
28. Resi Yenita – Kepala SMA Negeri 2 Kampar Timur
29. Jusmareni – Kepala SMA Negeri 1 Kampar Kiri
30. Asmani – Kepala SMA Negeri 6 Tapung
31. Maria Fitri – Kepala SMA Negeri 1 Tambang
32. Afrizal – Kepala SMA Negeri 2 Tambang
33. Mardalena – Kepala SMA Negeri 2 Kampar Kiri
34. Rezi Antara – Kepala SMA Negeri 1 Ujung Batu
35. Mulyani – Kepala SMA Negeri 2 Tambusai
36. Nazarudin – Kepala SMA Negeri 2 Tambusai Utara
37. Satriardi – Kepala SMA Negeri 1 Pagaran Tapah Darussalam
38. Rodeka – Kepala SMA Negeri 1 Inuman
39. Noni Haironi – Kepala SMA Negeri 1 Pengean
40. Budiono – Kepala SMA Negeri 1 Logas Tanah Darat
41. Bambang Edi Zarman – Kepala SMA Negeri 1 Kuantan Hilir Seberang
42. Eka Mayerita – Kepala SMA Negeri 1 Cerenti
43. Firdaus – Kepala SMA Negeri 1 Batang Peranap
44. Susi Respati Resetiorini – Kepala SMA Negeri 2 Batang Gansal
45. Dewi Ivo Kristani – Kepala SMA Negeri 2 Batang Cenaku
46. Iyan Ruyati – Kepala SMA Negeri 1 Pasir Penyu
47. Jafri – Kepala SMA Negeri 2 Kateman
48. Ali Johan – Kepala SMA Negeri 3 Gaung
49. Siti Rohana – Kepala SMA Negeri 15 Pekanbaru
50. Nur Afni – Kepala SMA Negeri 3 Rambah Hilir
51. Selamat Widianto – Kepala SMA Negeri 2 Bagan Sinembah
52. Napno – Kepala SMA Negeri 1 Sinaboi
SMK Negeri (19 Orang)
53. Rozian Elfis – Kepala SMK Negeri 1 Mempura
54. Edi Yusri – Kepala SMK Negeri 1 Kandis
55. Nurhudi Muslimin – Kepala SMK Negeri 2 Ukui
56. Miftahul Janah – Kepala SMK Negeri 4 Dumai
57. Yanuar – Kepala SMK Negeri 5 Dumai
58. Rusdianto – Kepala SMK Negeri 1 Bengkalis
59. Al-Asmi – Kepala SMK Negeri 1 Bantan
60. Deddy Dasmon – Kepala SMK Negeri 2 Rupat Utara
61. Enayani – Kepala SMK Negeri 2 Tanah Putih
62. Elvita Herasanti – Kepala SMK Negeri Pertanian Terpadu
63. Kamal Majdi – Kepala SMK Negeri 2
64. Bobi Hendrawati – Kepala SMK Negeri 2 Teluk Kuantan
65. Afyatman – Kepala SMK Negeri 1 Pangean
66. Surya Dharma – Kepala SMK Negeri 1 Kempas
67. Marlia – Kepala SMK Negeri 2 Tembilahan
68. Nur Aini – Kepala SMK Negeri 1 Renteh
69. Naswir – Kepala SMK Negeri 1 Kampar Kiri Hulu
70. Wawan Suryawan – Kepala SMK Negeri 3 Pekanbaru
71. Lukman – Kepala SMK Negeri 5 Pekanbaru.
SLB Negeri (6 Orang)
72. Ison Mirza – Kepala SLB Negeri Selat Panjang
73. Tri Rahayu – Kepala SLB Negeri Bengkalis
74. Zulkifli – Kepala SLB Negeri Bangkinang
75. Safrizal Chandakoto – Kepala SLB Negeri Pagaran Tapah Darussalam
76. Umri Fahrudin Harahap – Kepala SLB Negeri Rokan Hulu
77. Syafarani – Kepala SLB Negeri Indragiri Hulu.
Pelantikan ini menandai rotasi besar kepemimpinan pendidikan di lingkungan Pemprov Riau. Namun di balik seremoni tersebut, perhatian publik justru tertuju pada pesan keras SF Hariyanto: kepala sekolah diminta tidak hanya fokus pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga menjaga integritas, amanah jabatan, dan menjauhkan diri dari persoalan hukum yang dapat mencoreng dunia pendidikan.(Ef)












